Bagikan:

JAKARTA - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menyebut pertempuran dengan Israel dimulai.

"Atas nama Haidar yang mulia, pertempuran dimulai,” kata Ali Khamenei dalam postingan di X dikutip CNN, Rabu, 18 Junu.

Haidar adalah nama yang sering digunakan untuk Ali, yang oleh Muslim Syiah dianggap sebagai Imam pertama dan penerus Nabi Muhammad.

Pemimpin Iran juga memposting di akun X berbahasa Inggris miliknya "Kita harus memberikan tanggapan yang kuat kepada rezim Zionis teroris. Kita tidak akan menunjukkan belas kasihan kepada Zionis," ujar Khamenei.

Sebelumnya Israel Defense Forces (IDF) menegaskan operasinya tidak akan berakhir hingga seluruh fasilitas nuklir dan rudal Iran dihancurkan.

“Kami terus menyerang target nuklir untuk memperdalam pencapaian, sesuai dengan rencana dan pada waktu yang sesuai bagi kami," kata Kepala Direktorat Operasi IDF Mayjen Oded Basiuk dalam panggilan telepon dengan wartawan, melansir The Times of Israel.

IDF mengatakan mereka sedang berada di tengah-tengah operasi, bukan di akhir. Tujuannya pada akhirnya adalah untuk memusnahkan "ancaman eksistensial" dari program nuklir Iran dan jajaran rudalnya.

 

"Kami menyerang rezim teror, bukan orang-orang, yang berhak mendapatkan masa depan yang lebih baik. Mereka yang membahayakan kami adalah para pemimpin di Teheran, bukan orang-orang yang berjalan di jalan-jalan Shiraz," jelas Mayjen Basiuk.

Militer mengatakan akan terus menyerang fasilitas nuklir dan target terkait, termasuk ilmuwan nuklir, serta rudal balistik, pertahanan udara, pusat komando militer, dan target lain yang dianggap "kritis" bagi rezim Iran.