JAKARTA - Presiden AS Donald Trump mengatakan dirinya mencari "akhir yang sesungguhnya" dari konflik dengan Israel dan Iran. Menurut Trump hal itu lebih baik daripada gencatan senjata sambil juga menyarankan kemungkinan ‘menyerah’ sepenuhnya pada negosiasi.
Ketika ditanya apa yang lebih baik daripada gencatan senjata, Trump mengatakan "akhir, akhir yang sesungguhnya, bukan gencatan senjata. Akhir. Atau menyerah sepenuhnya. Itu juga tidak apa-apa."
Trump berharap dalam 48 jam ke depan akan mengungkapkan lebih banyak tentang apakah Israel berencana untuk memperlambat atau mempercepat serangannya terhadap Iran.
"Anda akan mengetahuinya. Tidak ada yang melambat sejauh ini," kata Trump kepada wartawan di Air Force One,
Trump berencana untuk bertemu dengan tim keamanan nasionalnya di Situation Room pada Selasa, 17 Juni.
Ketika ditanya apakah keterlibatan AS secara militer akan memastikan hancurnya program nuklir Iran, Trump mengatakan "Saya berharap program mereka akan dihapuskan jauh sebelum itu. Mereka tidak akan memiliki senjata nuklir."
Trump juga berbicara mengenai alasan di balik seruannya untuk segera meninggalkan Teheran. Dia mengatakan tidak ada ancaman khusus, tetapi lebih aman bagi orang-orang untuk mengungsi mengingat situasi di lapangan.
“Saya ingin orang-orang aman. Selalu ada kemungkinan sesuatu bisa terjadi. Saya hanya ingin orang-orang aman,” katanya.
Selain itu, Trump mengaku tak khawatir terhadap pasukan atau aset di kawasan konflik. Trump menegaskan, AS akan bertindak sangat keras bila Iran 'menyentuh' mereka.
BACA JUGA: