JAKARTA - Para menteri luar negeri dari 20 negara Arab dan Muslim mengecam serangan Israel terhadap Iran dan menyerukan de-eskalasi dalam pernyataan bersama.
Para menteri luar negeri Mesir, Yordania, Pakistan, Bahrain, Brunei, Turki, Chad, Aljazair, Komoro, UEA, Djibouti, Arab Saudi, Sudan, Somalia, Irak, Oman, Qatar, Kuwait, Libya, dan Mauritania menyatakan kekhawatiran atas eskalasi berbahaya di kawasan tersebut.
Dilansir CNN, Selasa, 17 Juni, para menteri menegaskan perlunya menghormati kedaulatan dan integritas teritorial negara-negara dan prinsip-prinsip bertetangga yang baik.
“Mendesak semua pihak untuk menyelesaikan perselisihan mereka dengan cara damai," kata pernyataan itu.
Mereka juga menekankan pentingnya menciptakan Timur Tengah yang bebas dari senjata nuklir dan senjata pemusnah massal lainnya.
“Dan mendesak negara-negara untuk menyetujui perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir,” sambung pernyataan para Menlu.
BACA JUGA:
Israel bukan pihak dalam perjanjian tersebut – perjanjian internasional yang dirancang untuk mencegah penyebaran senjata nuklir.
Para menteri menekankan konflik harus diselesaikan dengan diplomasi dan tidak dapat diselesaikan dengan cara militer.