JAKARTA - Gubernur wilayah Sumy, Ukraina, di perbatasan Rusia, menyebut pasukan Rusia telah merebut empat desa sebagai bagian dari upaya untuk menciptakan "zona penyangga" di wilayah Ukraina.
Militer Rusia dan para blogger militer Rusia dalam beberapa hari terakhir melaporkan desa-desa yang direbut di Sumy, yang telah menjadi sasaran serangan udara Rusia selama berbulan-bulan.
Gubernur Daerah Sumy Oleh Hryhorov, menulis di Facebook, mencantumkan empat desa di dalam perbatasan yang katanya kini dikuasai oleh pasukan Rusia -- Novenke, Basivka, Veselivka, dan Zhuravka. Ia mengatakan penduduknya telah lama dievakuasi.
"Musuh terus berupaya maju dengan tujuan mendirikan apa yang disebut 'zona penyangga'," tulisnya dilansir Reuters, Selasa, 27 Mei.
Pasukan Ukraina, katanya, menjaga situasi tetap terkendali, menimbulkan kerusakan akibat tembakan yang tepat pada musuh.
Hryhorov mengatakan pertempuran terus berlanjut di sekitar desa-desa lain di daerah tersebut, termasuk Volodymyrivka dan Bilovodiv -- dua permukiman yang menurut Kementerian Pertahanan Rusia kini dikuasai oleh pasukan Moskow.
BACA JUGA:
Laporan Rusia dalam beberapa hari terakhir mengatakan pasukan Moskow telah menguasai desa-desa di wilayah tersebut.
Layanan Darurat Negara Ukraina melaporkan satu orang tewas pada Senin, 26 Mei, ketika pasukan Rusia menembaki wilayah Sumy di sebelah barat desa-desa yang direbut.
Wilayah Sumy berseberangan dengan wilayah Kursk milik Rusia, tempat pasukan Ukraina melancarkan serangan lintas perbatasan besar-besaran pada Agustus lalu.
Moskow mengatakan pasukan Ukraina telah diusir dari Kursk, tetapi Kyiv mengatakan pasukannya masih aktif di sana.