Bagikan:

JAKARTA - Mantan Gubernu DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyambut baik kebijakan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang mewajibkan semua pegawai Pemprov DKI termasuk ASN msnggunakan transportasi umum tiap hari Rabu.

Bahkan, Ahok mengusulkan adanya pemberian hadiah bagi para ASN DKI yang mematuhi kebijakan tersebut dengan tidak menggunakan kendaraan pribadi sejak berangkat hingga pulang merja.

"Bagus lah. Bila perlu kasih hadiah supaya naik, dapet voucher belanja. Iya dong. kalau naik kendaraan umum dapet voucher belanja. Bisa," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 21 Mei.

Hadiah berupa vocer ini, menurut Ahok, bisa memotivasi para ASN untuk lebih rutin menggunakan transportasi umum dalam bermobilitas. Bahkan, bila perlu masyarakat juga diberi insentif serupa agar kemacetan Jakarta bisa lebih terurai.

"Iya dong. Anda naik kendaraan umum, bisa dapet hadiah voucher belanja. Mungkin boleh usul ke Pak Gubernur," tutur Ahok.

Diketahui, dalam Ingub Nomor 6 Tahun 2025, Pramono menginstruksikan seluruh pegawai Pemprov DKI Jakarta menggunakan angkutan umum massal untuk berangkat dan pulanh kerja, serta bermobilitas untuk pelaksanaan tugas setiap Rabu.

Angkutan umum tersebut meliputi Transjakarta, MRT Jakarta, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, KRL Commuter Line, kereta bandara, bus/angkot reguler, serta kapal dan angkutan antar jemput karyawan/pegawai.

Instruksi ini dikecualikan untuk pegawai yang sakit, hamil, penyandang disabilitas, dan petugas lapangan yang membutuhkan mobilitas tertentu.

Dalam pelaksanaannya, semua pegawai Pemprov DKI wajib melaporkan aktivitas menggunakan transportasi umum dengan cara swafoto atau selfie. Foto tersebut dilaporkan oleh admin kepegawaian di tiap perangkat daerah masing-masing.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mencatat, dalam dua pekan pelaksanaan kebijakan ini, tingkat kepatuhan pegawai Pemprov DKI menggunakan transportasi umum tiap rabu meningkat.

"Setiap Minggu kita evaluasi. minggu pertama ketaatannya itu 96 persen. minggu kedua naik menjadi 98 persen. Saya dilaporkan secara khusus oleh Kepala Dinas Perhubungan dan harapan saya minggu ini juga akan mengalami kenaikan," ujar Pramono.

Menurut dia, tak ada hal yang menjadi hambatan para ASN menggunakan transportasi umum satu hari setiap pekan. Lagipula, ASN DKI juga mendapat fasilitas menggunakan angkutan umum secara gratis.

"Pertama, semuanya digratiskan naik kendaraan umum sehingga naik dari mana aja gratis. Jadi sehingga tidak ada alasannya. Kedua, semua kantor sudah saya perintahkan untuk tidak menerima apa ASN yang datang ke kantor pagi hari naik Apakah itu motor, naik mobil dan sebagainya," tuturnya.