JAKARTA – Enam orang preman yang berkedok sebagai anggota organisasi masyarakat (ormas) di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, berhasil ditangkap oleh tim gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Timur, dan Polsek Kramat Jati.
Keenam pelaku ditangkap setelah terlibat dalam aksi premanisme dan intimidasi terhadap seorang pensiunan anggota Polri yang bertugas sebagai kepala keamanan pasar. Kejadian tersebut sempat viral di media sosial.
Salah satu pelaku yang diketahui berinisial PP ditangkap di rumah kontrakannya yang berlokasi tak jauh dari Pasar Induk Kramat Jati. Dalam pemeriksaan, PP mengaku hanya mendorong korban dengan tubuhnya.
“Korban diketahui bernama Iptu Teguh, merupakan Kepala Keamanan Pasar Induk Kramat Jati,” ujar Kapolsek Kramat Jati, Kompol Rusit Malaka, pada Kamis, 15 Mei.
BACA JUGA:
Adapun enam pelaku yang telah diamankan masing-masing berinisial S (56), S (61), RM (39), K (38), Z (43), dan S alias PP (43).
Sebelumnya, video kejadian intimidasi tersebut beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut tertulis keterangan bahwa seorang pensiunan polisi menjadi korban intimidasi oleh sekelompok preman di kawasan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.
Aksi intimidasi diduga terjadi karena para pelaku tidak terima atas upaya penataan pedagang yang dilakukan oleh korban di area pasar tersebut.