Bagikan:

JAKARTA - Ada yang berbeda saat Presiden Prabowo Subianto menggelar Sidang Kabinet Paripurna. Di Kompleks Istana Kepresidenan, terlihat pemandangan yang tak biasa. Seperti halnya yang terjadi beberapa waktu lalu, ratusan orang terlihat berada di pintu masuk bagian belakang Kompleks Istana Kepresidenan.

Mereka adalah tim para menteri, wakil menteri, dan kepala badan yang menunggu pimpinan mereka masing-masing melakukan rapat dengan Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Sebanyak 7 Menko, 41 Menteri, 55 Wakil Menteri, dan 5 pejabat setingkat menteri hadir membawa pula tim mereka. Ada tim ahli, ajudan, asisten, dan tak lupa tim media sosial yang siap menjalankan tugas.

Lokasi parkir di bagian belakang Kompleks Istana Kepresidenan pun penuh dengan mobil mewah para pembantu presiden. Terlihat mobil-mobil tersebut terparkir secara rapih sehingga saat keluar tidak menimbulkan kemacetan yang berarti usai rapat.

Setelah mendapat informasi, ratusan orang staf menteri, wakil menteri, dan kepala badan langsung merapat ke pintu masuk. Mereka menanti atasan mereka keluar dari pintu untuk kemudian mengantar langsung ke kendaraan. Sambil menunggu, mereka berbincang satu sama lain.

Tibalah saatnya atasan mereka keluar dan langsung disambut untuk bergegas menuju kendaraan. Namun ada sebagian anggota kabinet yang tertahan lantaran diminta kesediaanya diwawancara wartawan yang bertugas di Istana Negara Jakarta.

Ada pula anggota kabinet yang tidak bersedia diwawancara dan hanya membalas senyum kepada awak media. Bahkan kejadian anggota kabinet yang hampir menabrak kameramen karena fokus dengan hal lain kerap terjadi. Seperti momen saat Menteri ESDM Bahlil Lahadalia hampir menabrak seorang kameramen.