Bagikan:

MAGELANG - Bukan perkara mudah melestarikan warisan budaya dan religius yang sudah berusia ratusan tahun. Apalagi, Candi Borobudur yang dibangun Wangsa Syailendra pada abad kesembilan telah menjadi UNESCO World Heritage atau Warisan Budaya Tak Benda UNESCO. Namun Kawan Lama Solution memberi solusi bersih untuk Candi Borobudur.

Candi Borobudur memang berdiri megah. Cagar budaya raksasa tetapi sesungguhnya butuh perawatan yang cermat dan teliti karena usianya yang sudah mencapai lebih dari satu milenium atau lebih dari 1000 tahun. Butuh kehati-hatian level tinggi saat merawat batu-batu polos maupun bagian yang memiliki relief dengan karya seni tinggi.

"Tidak asal bersih saat merawat Candi Borobudur. Harus ada tindakan preventif saat membersihkan struktur candi. Terutama bila batu dalam kondisi lembab. Peluang rapuh bakal lebih cepat," kata Ayunanto, Business Support Group Head PT Taman Wisata Borobudur.

"Jadi, kami menyambut baik inisiatif #SolusiBersih sebagai bagian dari upaya konkret menjaga kenyamanan dan kebersihan kawasan Candi Borobudur menjelang Hari Raya Waisak. Program ini menjadi contoh nyata bagaimana pelestarian warisan budaya dapat berjalan berdampingan dengan inovasi teknologi, selama dilakukan secara bertanggung jawab," ujarnya lagi.

Ya, program pelestarian warisan budaya dengan inovaso teknologi harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Dan itu yang dilakukan Kawan Lama Solution saat menyiapkan program #SolusiBersih untuk Candi Borobudur. Program itu tidak hanya menyasar upaya melestarikan dan merawat candi yang sudah Warian Budaya Tak Benda ini tetapi juga Masjid Istiqlal di Jakarta.

"Ini merupakan inisiatif Kawan Lama Solution menghadirkan program bersih dan melestarikan warisan budaya dan juga religius. Apalagi Candi Borobudur merupakan warisan budaya UNESCO. Jadi wajib untuk melestarikannya. Ini juga mewujudkan visi membantu masyarakat," kata Hendrian Susanto, Vice President National Sales Operation.

"Sebelumnya, kami juga mencanangkan program bersih di Masjid Istiqlal pada Januari lalu. Selanjutnya kami menjalankan program itu untuk Candi Borobudur. Tidak menutup kemungkinan program itu dilaksanakan di tempat-tempat lain," ucapnya.

Menariknya, program bersih-bersih itu sudah berlangsung selama 10 tahun. Terutama saat terjadi erupsi Gunung Merapi dan Kelud dengan membersihkan bangunan candi dari debu erupsi. Jalinan kerjasama itu berlanjut hingga sekarang. Program itu dilaksanakan sebelum Hari Raya Waisak yang diperingati umat Budha. Candi Borobudur selalu menjadi pusat peringatan Waisak yag jatuh pada Senin, 12 Mei 2025.

Hendrian, lebih lanjut, menuturkan dalam pelaksanaan program bersih-bersih, Kawan Lama Solution yang merupakan bagian dari Kawan Lama Group menyediakan peralatan yang memanfaatkan teknologi pembersihan unggulan dari Nilfisk, alat pembersih asal Denmark di antaranya, scrubber sweeper, high pressure cleaner dan vaccum cleaner. Inisiatif ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Kawan Lama Solution dalam menghadirkan solusi modern yang berdampak positif bagi pelestarian situs bersejarah Indonesia.

"Ada tiga peralatan untuk pembersihan yang diserahkan kepada pihak pengelola. Masing-masing memiliki fungsi yang berbeda. Misalnya scrubber sweeper untuk menyapu dan mengepel. Sedangkan high pressure cleaner merupakan alat untuk membersihkan dengan air yang bertekanan tinggi. Namun bukan berarti asal atau yang penting bertekanan tinggi karena harus sesuai dengan standar candi. Ini untuk membersihkan lumut dan kotoran pada batu. Sedangkan vaccum cleaner untuk membersihkan batu," ucap Hendrian.

Solusi dari Kawan Lama Solution jelas efektif dan efisien dalam perawatan bangunan candi yang berusia lebih dari 1000 tahun. Hanya, kolaborasi itu harus dilakukan dengan cermat dan hati-hati.

Perwakilan dari Museum Cagar Budaya Hari Setyawan menuturkan upaya pelestarian situs bersejarah harus hati-hati dan tidak sembarangan. Bila tidak hati-hati bisa membuat batu rusak.

"Upaya pelestarian situs bersejarah seperti Borobudur tidak bisa dilakukan secara sepihak, melainkan membutuhkan sinergi dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta," kata Hari.

Lebih lanjut, Hari, berucap, "Kolaborasi bersama Kawan Lama Solution dalam program #SolusiBersih merupakan bentuk dukungan nyata yang sangat kami apresiasi, khususnya dalam menjaga kebersihan dan integritas struktur candi menjelang momen penting seperti Waisak. Peralatan yang digunakan juga sesuai dengan standar pembersihan sebuah bangunan seperti candi."

Menurut Hari upaya pelestarian cagar budaya seperti Candi Borobudur memang membutuhkan peralatan modern. Apalagi pihak pengelola memiliki keterbatasan SDM kebersihan. Hanya pelaksanaan pun harus hati-hati.

"Bila tidak menguasai peralatan, keinginan untuk melakukan perawatan justru bisa merusak batu. Yang jelas peralatan itu bisa mempercepat pembersihan candi. Ini tidak hanya dilakukan efisiensi dan efektivitas tetapi juga hemat energi dan ramah lingkungan. Ini juga membantu petugas kebersihan," ucapnya.