Bagikan:

JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengucapkan terima kasih kepada ratusan ribu warga Amerika-Muslim yang mendukungnya dalam Pilpres AS 2024.

Ucapan itu disampaikan Trump saat menyelenggarakan acara buka puasa bersama di Gedung Putih, Washington, AS.

Acara buka puasa itu dihadiri Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk AS, Putri Reema binti Bandar, bersama dengan perwakilan lain dari negara-negara Muslim, komunitas Muslim di AS, dan pejabat senior pemerintahan AS.

"Saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sangat khusus kepada ratusan ribu warga Amerika-Muslim yang mendukung kami dalam jumlah yang sangat besar dalam Pemilihan Presiden 2024," kata Trump, dikutip dari video yang diunggah Facebook The White House, Minggu 30 Maret.

"Itu luar biasa. Kami memulai dengan sedikit lambat bersama Anda, tetapi kami berhasil dan pada saat pemilihan itu selesai, kami melesat seperti roket," sambung Trump.

"Komunitas Muslim ada untuk kami pada bulan November, dan selama saya menjadi presiden, saya akan ada untuk Anda," lanjutnya lagi.

Piring di meja acara buka puasa bersama yang digelar Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih, Washington, Jumat 28 Maret. (Facebook The White House)

Dukungan warga Amerika-Muslim terhadap Trump meluncur deras sejak pendekatan AS ketika dipimpin Presiden Joe Biden dan Wapres Kamala Haris terhadap perang di Gaza dinilai salah kaprah.

Banyak pemilih Muslim meninggalkan dukungannya pada kandidat Partai Demokrat itu. Mereka beralih ke Trump atau kandidat lainnya saat Pilpres AS 2024 yang digelar pada November.

Warga Amerika Arab dan Muslim tercatat membantu Trump memenangkan suara di Michigan —negara bagian yang menjadi penentu kemenangan Pilpres AS 2024.

Dalam kesempatan buka puasa bersama pada Jumat WIB itu, Trump juga mengucapkan terima kasih kepada 2 Wali Kota Muslim dari Michigan, Bill Bazzi dan Amer Ghalib.

Keduanya mendukung Trump saat kampanye. Setelah dinyatakan menang Pilpres AS 2024, Trump menunjuk Bazzi dan Ghalib masing-masing sebagai Dubes AS untuk Tunisia dan Kuwait.

Presiden AS Donald Trump berpidato saat menggelar acara buka puasa bersama di Gedung Putih, Washington, Jumat 28 Maret. (Facebook The White House)

Trump kemudian berbicara terkait upaya pemerintahannya dalam mengakhiri perang di Gaza, Palestina. Menurut Trump, timnya membantu menengahi gencatan senjata pada Januari 2025, meskipun militer Israel melanjutkan invasinya di Gaza pekan lalu.

“Pemerintahan saya terlibat dalam diplomasi tanpa henti untuk menempa perdamaian abadi di Timur Tengah,” kata Trump.

Dalam unggahan di media sosial X, Dubes Saudi untuk AS, Putri Reema mengaku merasa terhormat diundang dan menghadiri acara buka puasa bersama di Gedung Putih tersebut.

“Bersyukur atas undangannya (Trump) yang baik dan sikapnya yang penuh perhatian terhadap komunitas Muslim. Ini adalah bukti semangat persahabatan dan kerja sama yang menyatukan negara-negara kita,” tulis Reema dalam akun X-nya.