Bagikan:

TANGERANG - Kecelakaan yang melibatkan mobil BMW yang dikemudikan oleh pelajar SMA berinisial KVP (16) dengan pemotor berinisial AM (37) menghebohkan warga di kawasan Buaran Indah, Kota Tangerang. Kejadian tersebut terjadi pada Senin, 10 Maret, sekitar pukul 20.00 WIB, di depan Warung Mamah Fadil.

Menurut Yani (60), pemilik warung di lokasi kejadian, kecelakaan terjadi saat mobil BMW yang dikemudikan KVP melaju dengan kecepatan tinggi dan menabrak pemotor AM hingga terseret sekitar 10 meter.

“Korbannya keseret, terus helemnya lepas. Sekitar 10 meteran, lukanya yang parah di kepala,” kata Yani saat ditemui di lokasi pada Selasa, 11 Maret.

Yani menyebutkan bahwa KVP, yang merupakan pelajar SMA, tidak melarikan diri setelah kecelakaan. Ia hanya diam di tempat dengan kondisi terlihat syok.

“Dia diem di tempat, enggak kabur, kelihatannya syok. Mungkin juga karena korban posisinya di tengah jalan, takut kelindas. Pokoknya diam di tempat sama temen-temannya,” ujar Yani.

Yani menambahkan bahwa para pelajar di dalam mobil sempat melihat dari balik kaca selama sekitar 30 menit sebelum akhirnya keluar dari mobil.

“Mereka awalnya lihat-lihat dari kaca. Terus pas keluar, yang dilihat pertama kali adalah mobilnya, baru kemudian melihat korban. Kayaknya mereka lebih khawatir sama kerusakan mobilnya,” jelasnya.

Warga kemudian berdatangan ke lokasi kejadian, diikuti dengan kedatangan pihak kepolisian yang langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit, sementara pelaku dan teman-temannya dibawa ke Polres Metro Tangerang Kota.

“Warga langsung ramai, enggak lama polisi datang. Mereka langsung tanya-tanya di sini terus pelaku dibawa,” ungkap Yani.

Yani juga mengungkapkan bahwa kawasan tersebut memang kerap menjadi lokasi kecelakaan karena jalannya yang memungkinkan kendaraan melaju dengan cepat.

Penyebab Kecelakaan: Pengemudi Belum Terampil

Polisi mengungkapkan bahwa kecelakaan tersebut disebabkan oleh kurang terampilnya KVP dalam mengemudikan mobil. Hal ini dikarenakan usianya yang masih di bawah umur dan tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Kayaknya belum terampil, karena masih di bawah umur,” ujar Kanit Laka Polres Metro Tangerang Kota, AKP Badruzzaman, saat dikonfirmasi pada Selasa, 11 Maret.

Menurut Badruzzaman, KVP masih berusia 16 tahun dan belum memiliki SIM. Pihak kepolisian juga memastikan bahwa pelaku tidak terpengaruh alkohol berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan.

Dijelaskan bahwa kecelakaan tersebut terjadi ketika KVP bersama teman-temannya yang pulang sekolah dari Harapan Bangsa Modernland, Cipondoh, Kota Tangerang, melintas di Jalan Arteri Pinggir Tol JKC dengan menggunakan mobil BMW.

“Jadi (pelajar itu) mabuk sih enggak. Dia pulang sekolah dari Sekolah Harapan Bangsa di Modernland (Kota Tangerang), pulang bertiga di mobil, masih pakai baju sekolah. Kita juga sudah lakukan tes urine, hasilnya negatif,” terang Badruzzaman.

Saat ini, kasus kecelakaan tersebut sedang dalam penyelidikan lebih lanjut oleh Polres Metro Tangerang Kota.