YOGYAKARTA – Dunia digital yang terus berkembang melahirkan diksi-diksi yang mewakili kecanggihan masing-masing teknologi. Dua istilah yang sedang ramai diperbincangankan adalah multiverse dan metaverse. Artikel ini akan memberikan informasi terkait pengertian, serta perbedaan multiverse dan metaverse.
Perbedaan Multiverse dan Metaverse
Dalam konteks dunia digital, multiverse dan metaverse sama-sama menjadi ruang bagi objek digital. Keduanya diciptakan untuk mendukung ekosistem baru. Meski memiliki beberapa persamaan, ada perbedaan metaverse dan multiverse yakni sebagai berikut.
- Sejarah Kemunculan Kata
Istilah Metaverse awalnya lahir dari seorang penulis Amerika Serikat yang bernama Neal Stephenson. Ia memperkenalkan kata tersebut pada tahun 1993 di novel fiksi ilmiahnya yang berjudul Snow Crash. Istilah tersebut semakin populer setelah pendiri Facebook Mark Zuckerberg menamai perusahaannya dengan nama Meta. Nama tersebut diduka kuat berasal dari kata Metaverse.
Sedangkan istilah multiverse, dilansir dari Britannica, awalnya dicetuskan oleh filsuf Amerika Serikat yang bernama William James pada tahun 1895. Namun kala itu ia menggunakan kata tersebut dalam konteks filosofis dan bukan dalam konteks ilmiah, kosmologis, atau teknologi digital.
- Pengertian
Di luar dari sejarah kemunculan istilah, metaverse dan multiverse dalam konteks teknologi digital punya arti dan makna yang berbeda.
Metaverse adalah dunia digital tunggal yang memungkinkan seseorang bermain, belanja, bekerja, atau belajar. Sedangkan multiverse adalah kumpulan ruang digital yang terpisah dan berbeda. Tiap ruang punya ciri dan karakter yang unik.
- Jumlah Ekosistem
Metaverse digambarkan sebagai satu dunia dengan tidak adanya batasan pada pergerakan pengguna. Sedangkan pada multiverse ada banyak ekosistem di kumpulan dunia virtual.
Jumlah ekosistem yang ada pada metaverse dan multiverse adalah berbeda. Metaverse hanya memiliki satu ruang digital dan di ruang tersebut pengguna bisa melakukan apa saja. Sedangkan di multiverse memiliki beberapa ruang digital secara terpisah. Tiap ruang punya sifat dan karakter.
- Kepemilikan properti virtual
Poin ini jadi salah satu yang menarik, yakni terkait kepemilikan pemain terhadap properti virtual. Pada multiverse, dunia digital dimiliki dan dikuasai oleh entitas tunggal. Dunia digital tersebut mencakup data, aset, dan history pemain yang kesemuanya tersebut dipunyai oleh perusahaan.
Sedangkan di metaverse, pengguna bisa mendapatkan kepemilikan sekaligus kendali penuh terhadap aset mereka. Sebagai contoh, saat seseorang mampu menghasilkan NFT di metaverse, maka NFT tersebut akan menjadi milik pemain. NFT tersebut dapat dikuasai termasuk diperdagangkan di platform lain di metaverse.
BACA JUGA:
Contoh Multiverse dan Metaverse
Akan lebih mudah untuk membedakan beda metaverse dan multiverse dengan memberikan contohnya. Berikut ini contoh multiverse dan metaverse yang saat ini populer.
- Contoh Multiverse
- Roblox
- Fortnite
- Minecraft
- Contoh Metaverse
- Yuga Labs Otherside
- The Sandbox
- Microsoft Mesh
Itulah beberapa perbedaan multiverse dan metaverse. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.