Bagikan:

JAKARTA - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Kamis bertemu dengan utusan AS untuk perang di Ukraina Keith Kellogg.

Namun konferensi pers bersama berikutnya dibatalkan atas permintaan AS, kata kantor Zelenskyy dilansir Reuters, Kamis, 20 Februari.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha lebih dulu bertemu utusan AS. Sybiha membahas cara-cara untuk mencapai perdamaian yang adil dan abadi dalam konflik dengan Rusia dalam pembicaraan dengan utusan khusus AS Keith Kellogg.

Kunjungan Kellogg ke Kyiv terjadi pada saat yang sulit secara diplomatis bagi Ukraina setelah Presiden AS Donald Trump secara efektif mengakhiri isolasi politik pemimpin Rusia Vladimir Putin.

Trump juga terlibat dalam pembicaraan bilateral dengan Moskow, dan sejak itu menyuarakan pernyataan Rusia mengenai Ukraina.

“Saya menegaskan kesediaan Ukraina untuk mencapai perdamaian melalui kekuatan dan visi kami untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan,” kata Sybiha pada X dilansir Reuters, Kamis, 20 Februari.

Sybiha menegaskan kembali kepada Kellogg, dirinya “duduk dan mendengarkan” sebagai bagian dari misinya, keamanan Ukraina dan transatlantik “tidak dapat dipisahkan”.

Dalam dua hari terakhir, Trump mengatakan Ukraina "seharusnya tidak pernah memulai" perang yang dilancarkan Rusia pada tahun 2022, menyebut Zelenskiy sebagai "diktator tanpa pemilu" dan menyebarkan data palsu tentang penilaian politiknya.

Zelenskiy menanggapi tuduhan yang mengatakan Trump terjebak dalam "gelembung disinformasi", dengan kebohongan yang datang dari Rusia, namun kemudian mengatakan ia mengandalkan pragmatisme Amerika.