JAKARTA - Para pemimpin Eropa diperkirakan akan memperkuat dukungan untuk Ukraina karena negara itu menghadapi tekanan Washington untuk segera menerima kesepakatan perdamaian yang dimediasi AS.
Setelah pembicaraan pada Minggu, 14 Desember, di Berlin antara utusan AS dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, para pejabat Ukraina dan Eropa akan melanjutkan serangkaian pertemuan dalam upaya untuk mengamankan perdamaian dan keamanan benua itu di tengah meningkatnya agresivitas Rusia.
Zelenskyy bertemu pada Minggu dengan utusan khusus Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff, dan menantu Trump, Jared Kushner, di kantor kanselir federal Jerman dengan harapan mengakhiri perang yang hampir empat tahun itu.
Washington telah mencoba selama berbulan-bulan untuk menavigasi tuntutan masing-masing pihak karena Trump mendesak agar perang Rusia segera berakhir dan semakin jengkel dengan penundaan.
Pencarian kompromi yang mungkin telah menemui hambatan besar, termasuk kendali atas wilayah Donetsk timur Ukraina, yang sebagian besar diduduki oleh pasukan Rusia.
Pemerintah AS pada Minggu malam mengatakan dalam unggahan media sosial di akun Witkoff setelah pertemuan selama lima jam tersebut "banyak kemajuan telah dicapai."
Sebelumnya pada hari itu, Zelenskyy menyatakan kesediaannya untuk membatalkan tawaran negaranya untuk bergabung dengan NATO jika AS dan negara-negara Barat lainnya memberikan jaminan keamanan kepada Kyiv yang serupa dengan yang ditawarkan kepada anggota NATO. Namun Ukraina terus menolak desakan AS untuk menyerahkan wilayah kepada Rusia.
BACA JUGA:
Sementara Presiden Rusia Vladimir Putin menginginkan Ukraina menarik pasukannya dari bagian wilayah Donetsk yang masih berada di bawah kendalinya sebagai salah satu syarat utama perdamaian.
Presiden Rusia itu juga menganggap tawaran Ukraina untuk bergabung dengan NATO sebagai ancaman besar bagi keamanan Moskow dan alasan untuk melancarkan invasi skala penuh pada Februari 2022.
Kremlin telah menuntut agar Ukraina membatalkan tawaran keanggotaan aliansi sebagai bagian dari setiap kesepakatan perdamaian yang prospektif.
Zelenskyy menekankan setiap jaminan keamanan Barat harus mengikat secara hukum dan didukung oleh Kongres AS.