"Terkait 2 jenazah yang masih berada di RSUD Ciawi saat ini karena mengalami luka bakar yang cukup serius," ujar Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Jules Abraham Abast kepada VOI, Jumat, 7 Februari.
Dalam upaya mengidentifikasi, tim DVI telah mengambil sampel DNA kedua jenazah untuk dicocokan dengan sampel dari pihak keluarga yang melapor telah kehilangan anggota keluarganya.
Pada proses ini, kata Jules, tim dokter dan DVI membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memastikan identitas kedua jenazah tersebut.
"Dilakukan pemeriksaan DNA yang hasilnya membutuhkan waktu sekitar 7 hari atau 1 minggu," sebutnya.
Sementara untuk enam jenazah lainnya telah teridentifikasi. Bahkan sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk segera dimakamkan.
"Terkait korban meninggal sudah teridentifikasi 6 jenazah dan ke-6 jenazah telah diserahkan ke pihak keluarga di RSUD Ciawi serta terhadap ke 6 jenazah dilakukan pengawasan oleh personil Polresta Bogor Kota dr RSUD Ciawi sampai di rumah duka masing-masing," kata Jules.
BACA JUGA:
1. Budiman, laki-laki berusia 45 tahun, warga Kampung Cipetir, Desa Padasenang Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi.
2. Yana Mulyana, laki-laki berusia 42 tahun, warga Kampung Sukasirna, Kecamatan Cikole, Kabupaten Sukabumi
3. Asep Pardilah, laki-laki berusia 40 tahun, warga Kampung Cidadap, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi.
4. Supardi, laki-laki berusia 39 tahun, Kampung Cidadap, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi.
5. Fika Agustina, perempuan berusia 16 tahun, warga Kampung Rasamala, Cianjur
6. Rahmat Gunawan, laki-laki berusia 53 tahun, warga Kampung Rawa Kuning, Kelurahan Padasenang, Cidadap.