Bagikan:

JAKARTA - Militer Ukraina akan menciptakan unit kendaraan robotik untuk dikerahkan di garis depan.

Kementerian Pertahanan Ukraina mempublikasikan foto kendaraan robotik dengan senjata terpasang di atasnya saat infrmasi tersebut disampaikan melalui pesan Telegram.

Kendaraan tak berawak – khususnya kendaraan udara – telah menjadi jenis senjata utama dalam perang sejak invasi Rusia pada tahun 2022.

Ukraina-Rusia mengerahkan puluhan ribu drone setiap bulan di udara. Ukraina kini mengganti sebanyak mungkin tentara di darat dengan Kendaraan Darat Tanpa Awak (UGV) dengan cadangan tenaga kerja Ukraina yang semakin menipis.

“Kementerian Pertahanan meluncurkan proyek yang akan meningkatkan penggunaan sistem darat tak berawak di militer,” ujar Menteri Pertahanan Rustem Umerov dilansir Reuters, Rabu, 5 Februari.

Proyek tersebut didasarkan pada uji coba yang dilakukan bekerja sama dengan tentara sejak musim panas 2024.

Menteri Transformasi Digital Mykhailo Fedorov mengatakan kepada Reuters pada Desember, Ukraina akan membutuhkan puluhan ribu kendaraan darat robotik tanpa awak tahun ini.

Unit-unit di kedua pihak yang bertikai telah menggunakan UGV, yang biasanya dikendalikan dari jarak jauh oleh pilot melalui kamera.

Menteri Pertahanan mengatakan kendaraan robot akan digunakan untuk menyerang, bertahan, logistik, mengevakuasi korban dan memasang atau membersihkan ranjau.

“Tujuan kami adalah menciptakan militer di mana teknologi inovatif membantu melakukan tugas-tugas paling berbahaya, menyelamatkan nyawa para pembela kami,” ujarnya.