YOGYAKARTA – Profil Ahmad Ali sedang mendapat sorotan karena Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumahnya pada hari Selasa, 4 Februari. Penggeledahan KPK di rumah Ali yang ada di Jakarta Barat ini teerkait kasus yang juga menjerat mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari.
Profil Ahmad Ali
Ahmad Ali lahir pada tanggal 16 Mei 1969 di Wosu, Morowali, Sulawesi Tengah. Pendidikannya sebagian besar ditempuh di Sulawesi Tengah. Pada tahun 1993, Ali melanjutkan pendidikan S1-nya di Universitas Tadaluko (UNTAD), Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Dilansir dari website resmi Fraksi NasDem, Ali memiliki ketertarikan di bidang organisasi. Semasa menjadi mahasiswa, yakni tahun 1998, ia menjadi salah satu pengurus Himpunan Mahasiswa Islam cabang Palu. Ia juga menjadi bagian dari Pemuda Pancasila cabang Sulawesi Tengah (1999).
Meski aktif di organisasi, Ali tak lantas masuk ke dunia politik melainkan ke arah bisnis. Pada tahun 2005, Ali sempat menduduki posisi penting di beberapa perusahaan yakni PT Graha Mining Utama, PT Graha Agro Utama, PT Graha Istika Utama, dan PT Tadulako Dirgantara Travel.
Ali juga sempat menjadi salah satu anggota pengurus Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Provinsi Sulawesi Tengah. Dari Kadin ini Ali kemudian terjun ke dunia politik.
Karier Ahmad Ali di Politik
Awalnya, Ahmad Ali bergabung ke Partai Patriot. Di tahun 2009, ia mencalonkan diri sebagai Anggota DPRD Kab. Morowali. Hasilnya ia berhasil mendapat kursi untuk periode 2009- 2014. Tak berselang lama di Partai Patriot, Ali akhirnya bergabung ke Partai NasDem pada tahun 2013.
Karier Ahmad Ali di Partai NasDem cukup moncer. Setahun bergabung, Ali langsung mewakili partai yang diketuai oleh Surya Paloh itu maju sebagai calon anggota DPR RI Dapil Sulawesi tengah pada Pemilu 2014. Hasilnya juga memuaskan, Ali berhasil mendapat perolehan suara sebanyak 109.021 suara dan berhasil melenggang ke Senayan untuk periode jabatan 2014-2019.
Di Pemilu 2019, pencalonannya kembali berbuah manis. Ali kembali menjabat sebagai Anggota DPR RI untuk periode 2019–2024.
Tidak hanya di Senayan, Ali juga mendapat kepercayaan di tubuh NasDem. Beberapa jabatan partai yang pernah diemban adalah Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Tengah (2013–2018), Bendahara Umum Partai NasDem (2017–2019), dan Wakil Ketua Umum Partai NasDem periode 2019–2024.
Kasus Ahmad Ali
Penggeledahan rumah politikus Ahmad Ali dilakukan oleh KPK terkait kasus dugaan gratifikasi. Kasus tersebut sebelumnya menjerat mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari (RW) sebagai tersangka.
BACA JUGA:
Juru bicara KPK Tessa Mahardhika menjelaskan bahwa perkara yang berkaitan dengan penggeledahan adalah gratifikasi. Sayangnya belum ada detil yang disampaikan oleh KPK.
Dalam penggeledahan tersebut, KPK membawa beberapa barang seperti barang bukti dokumen maupun barang bukti elektronik, uang, tas, hingga jam.
Itulah profil Ahmad Ali. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.