JAKARTA - Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas mengatakan, Rusia menimbulkan ancaman eksistensial bagi keamanan blok tersebut dan satu-satunya cara untuk mengatasinya adalah dengan meningkatkan anggaran pertahanan.
Kallas mengatakan, Uni Eropa telah terlalu lama menawarkan alternatif kepada Rusia.
"Rusia menimbulkan ancaman eksistensial bagi keamanan kita hari ini, esok, dan selama kita kurang berinvestasi dalam pertahanan kita," kata Kallas dalam pidato di konferensi tahunan Badan Pertahanan Eropa (EDA), melansir Reuters 22 Januari.
"Orang-orang mengatakan saya 'orang yang agresif terhadap Rusia'. Saya pikir saya hanya realistis tentang Rusia," lanjutnya.
Kallas, salah satu penentang paling vokal UE terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin, juga mengakui, Presiden Amerika Serikat Donald Trump benar ketika mengatakan, anggota UE tidak cukup banyak mengeluarkan dana untuk pertahanan.
Sebelumnya, Trump mengatakan awal bulan ini, negara-negara anggota NATO harus membelanjakan 5 persen dari produk domestik bruto (PDB) untuk pertahanan – peningkatan yang sangat besar dari target 2 persen saat ini dan tingkat yang belum dicapai oleh negara NATO mana pun, termasuk Amerika Serikat.
BACA JUGA:
"Waktu tidak berpihak pada Rusia. Namun, belum tentu juga berpihak pada kita. Karena kita belum berbuat cukup banyak," katanya.
"Tidak boleh ada keraguan dalam benak kita bahwa kita harus membelanjakan lebih banyak untuk mencegah perang. Namun, kita juga perlu mempersiapkan diri untuk perang," ujar Kallas.