JAKARTA - Sebanyak 12 warga India tewas saat bertugas di angkatan bersenjata Rusia. Warga India memang direkrut tentara Rusia untuk bertempur di medan perang melawan Ukraina.
Kementerian Luar Negeri India menyebut 18 orang lainnya masih bertugas di militer, dan 16 di antaranya dikategorikan Rusia "hilang".
Dilansir Reuters, Jumat, 17 Januari, India mengatakan tahun lalu, mereka telah mengungkap jaringan besar perdagangan manusia yang memikat para pemuda ke Rusia dengan janji pekerjaan hanya untuk memaksa mereka ikut berperang dalam perang Rusia di Ukraina.
BACA JUGA:
Pada Agustus 2024, Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar mengatakan India sedang menunggu pembebastugasan 69 warganya yang direkrut menjadi tentara Rusia untuk bertempur di Ukraina.
Delapan dari 91 warga negara India yang direkrut menjadi tentara angkatan bersenjata Rusia telah meninggal, kata Subrahmanyam Jaishankar kepada para anggota legislatif selama sesi tanya jawab di parlemen.
“14 dari mereka telah diberhentikan atau dengan bantuan kami telah kembali. Dan masih ada 69 warga negara India yang menunggu dibebastugaskan dari angkatan bersenjata Rusia,” sambung Jaishankar.