Bagikan:

NUNUKAN - Puluhan murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 03 Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara). Diduga terkena diare usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala SDN 03 Nunukan Selatan, Haeruddin mengatakan, selain murid sejumlah guru yang mencicipi menu MBG tersebut juga  terkena imbasnya. 

"Kejadiannya pada Senin 13 Januari malam, saat itu ada dua kali anak-anak menyantap makanan program MBG yakni pagi dan siang hari," kata Haerudin. 

"Kejadian ini mulai ramai pada malam hari, kemungkinan setelah santap menu MBG siang hari. Kalau menu MBG pagi hari semua anak tidak mengalami 

gejala diare," imbuh dia. 

Menu MBG yang disantap saat itu yakni ayam kecap dan beberapa sayuran lainnya. 

"Saat ini kondisi anak-anak sudah pulih semuanya. Setelah kasus ini muncul, kami langsung koordinasi dan memanggil penanggungjawab pengelolaan MBG itu termasuk menghadirkan Babinsa dihadirkan setempat," jelasnya. 

Dia mengungkapkan, sejumlah murid yang terkena diare diantaranya  Kelas 3 C (17 murid), Kelas 2 B (12 murid) belum lagi kelas lainnya. 

"Guru memang tidak dapat jatah, tapi saat itu ada anak tidak masuk sekolah. Daripada dibuang makanya  dikasih untuk guru," ungkapnya. 

Meski mengalami diare para murid tidak dilarikan ke rumah sakit atau Puskesmas dan hanya ditangani orangtuanya. 

"Untungnya saat ditangani orangtuanya sudah sembuh dan normal kembali karena tidak terlalu berbahaya. Tapi, banyak juga murid yang tidak mengalami diare usai mengonsumsi MBG tersebut," bebernya. 

Mengenai alasan yang tidak spesifik dari pengelola, dia menduga kasus ini terjadi lantaran ada menu yang sudah terlalu lama dimasak atau sudah basi, sehingga membuat anak-anak diare. 

"Kita sudah lakukan pertemuan pihak pengelola atau penanggungjawab. Memang alasannya kurang jelas, namun kasus ini akan mereka jadikan evaluasi untuk berbenah ke depannya," kata dia.