Bagikan:

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta rampung melakukan rekapitulasi perolehan suara Pilgub Jakarta di tingkat kecamatan. Selanjutnya, rekapitulasi berjenjang dilakukan di tingkat kabupaten/kota hingga penetapan di tingkat provinsi.

Hasil rekapitulasi pada form D.Hasil Kecamatan-KWK yang diperoleh para saksi diungkap oleh ketua tim pemenangan pasangan calon nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno, Lies Hartono atau Cak Lontong.

Cak Lontong mengungkap, total suara yang didapat oleh Pramono-Rano dari rekapitulasi tingkat kecamatan sebesar 2.183.239 suara atau 50,07 persen.

Sementara, pasangan nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana sebanyak 459.230 suara atau 10,53 persen. Kemudian, pasangan nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono, 1.718.160 suara atau 39,40 persen.

"Dari hasil rekapitulasi suara tersebut, alhamdulillah paslon tiga unggul merata di seluruh wilayah DKI Jakarta," kata Cak Lontong dalam konferensi pers di rumah pemenangan Pramono-Rano, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 3 Desember.

Cak Lontong menguraikan, perolehan suara Pramono-Rano unggul di 42 dari total 44 kecamatan di Jakarta. Hanya Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara dan Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur dengan perolehan suara RK-Suswono yang lebih unggul.

"Artinya Paslon 03 Mas Pram dan Bang Doel memperoleh sebaran suara yang merata di seluruh wilayah DKI Jakarta. Dalam proses rekapitulasi di tingkat kecamatan, kita perlu sampaikan tidak ada keberatan yang diajukan oleh seluruh saksi terkait angka perolehan suara, Yang sudah ditetapkan di tingkat kecamatan tersebut," jelas Cak Lontong.

Timses Pramono-Rano menyampaikan penghargaan untuk para saksi yang bekerja mengawal rekapitulasi suara, para relawan dan simpatisan, hingga organisasi masyarakat yang ikut memantau proses pemilihan.

"Kami sangat berharap dalam kontestasi ini kita bersama-sama menjaga kondusivitas dan sportivitas serta akan menghormati hasil pemungutan suara dan perhitungan suara yang sudah dilaksanakan," urai Cak Lontong.

"Tentunya kami tetap menghormati dan menunggu hasil penetapan dan perolehan suara Pilgub DKI Jakarta yang akan dilakukan oleh KPU DKI Jakarta," tambahnya.