Bagikan:

JAKARTA – Partai Konservatif Inggris dikabarkan menerima donasi dari hasil pencucian uang bisnis ganja medis. Dilansir The Mirror, partai yang saat ini dipimpin PM Inggris, Rishi Sunak itu setidaknya menerima donasi sebesar 300 ribu pound sterling, atau hampir Rp6 miliar.

Sumbangan uang sebesar itu diserahkan oleh Bassim Haidar. Pria berusia 52 tahun itu adalah seorang pengusaha Inggris berdarah Lebanon, yang lahir di Nigeria. Bisnis Haidar bergerak di sektor telekomunikasi Channel IT, yang beroperasi di 19 negara. Meskipun punya bisnis legal, namun Haidar juga disebutkan mengelola bisnis ilegal yang dia jalankan di Afrika. Salah satunya ganja medis.

Sebagai pengusaha tajir di bidang telekomunikasi, Haidar dikenal suka bergaul dengan kalangan jetset. Tom Cruise, Sylvester Stallone, grup rap Black Eyed Peas, dan PM Sunak adalah beberapa nama yang diketahui dekat dengan Haidar. Lewat hartanya, Haidar juga punya koleksi properti kelas atas di Inggris, mobil mewah, jet pribadi, serta kapal pesiar yang dia beli dari pengusaha keturunan Mesir pemilik toserba high end Harrods, Mohamed Al-Fayed.

Pemimpin Partai Konservatif yang juga Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak. (Antara/Reuters/John Sibley)

The Mirror menuliskan bahwa pada 2023 selain menyumbangkan lebih dari 300 ribu pound sterling untuk Partai Konservatif, Haidar juga mendonasikan 70 ribu pound sterling untuk Mozammel Hossain.

Hossain yang lahir dan besar di Bangladesh, merupakan salah satu kandidat Wali Kota London dari Partai Konservatif untuk pemilihan tahun ini. Dia akan bersaing dengan petahana dari Partai Buruh, Sadiq Khan yang sudah memimpin London sejak 2016.

Menanggapi rumor soal donasi dari pencucian uang tersebut, Partai Konservatif mengeluarkan pernyataan resmi, yang menyebutkan: “Sumbangan kepada Partai Konservatif diumumkan dengan benar dan transparan kepada Komisi Pemilihan Umum, dan dipublikasikan secara terbuka oleh mereka.”