<i>Update</i> COVID-19 Per 27 November: Rekor 5.828 Kasus Baru
Ilustrasi (Irfan Meidianto/VOI)

Bagikan:

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merilis tambahan kasus positif COVID-19 terbaru per hari ini. Sebanyak 48.823 spesimen diperiksa hari ini. Hasilnya, ada 5.828 kasus positif COVID-19 baru.

Pertambahan kasus baru pada hari ini mencapai rekor baru. Sebelumnya, rekor kasus baru terjadi pada 25 November dengan pertambahan 5.534 kasus.

"Total akumulasi kasus positif sejak COVID-19 ditemukan di Indonesia mencapai 522.581 orang," demikian dikutip dari data Kemenkes, Jumat, 27 November.

Kasus sembuh pada hari ini bertambah 3.807, sehingga totalnya ada 437.456 orang sembuh. Kemudian, kasus konfirmasi positif yang meninggal bertambah 169 orang dan totalnya 16.521 orang.

Provinsi dengan kasus baru terbanyak berada di DKI Jakarta dengan 1.436 kasus baru dan total 132.961 kasus. DKI Jakarta juga menjadi provinsi dengan akumulasi kasus terbanyak se-Indonesia. 

Disusul oleh Jawa Tengah yang miliki 963 kasus baru dengan total 51.843 kasus. Jawa Barat miliki 699 kasus baru dan total 51.181 kasus. Lalu, Jawa Timur miliki 428 kasus baru dan total 60.618 kasus. 

Provinsi dengan kasus sembuh terbanyak hari ini dimiliki DKI Jakarta dengan pertambahan 816 kasus sembuh. Disusul oleh Jawa Barat dengan pertambahan 782 kasus sembuh, Jawa Tengah dengan pertambahan 380 kasus sembuh, dan Jawa Timur dengan pertambahan 359 kasus sembuh. 

Kemudian, ada 2 provinsi yang melaporkan tak memiliki kasus baru pada hari ini. Provinsi tersebut adalah Gorontalo dan Maluku.

Selain itu, jumlah spesimen yang sudah diperiksa mencapai 5.566.215. Rinciannya, sebanyak 5.466.757 spesimen diperiksa menggunakan real time polymerase chain reaction (RT-PCR) dan 99.458 menggunakan tes cepat molekuler (TCM).

"Jumlah hasil positif per jumlah spesimen yang diperiksa (positivity rate) sebanyak 14 persen," tulisnya.

Terakhir, untuk jumlah orang yang diduga tertular COVID-19 atau yang saat ini dikategorikan sebagai kasus suspek, tercatat di angka 67.836 orang. Saat ini, 505 kabupaten/kota dari 34 provinsi telah memiliki kasus COVID-19.