Pantau Langsung dari Udara Dampak Erupsi Gunung Semeru, Cak Thoriq: Asap Panas Masih Terlihat
Pemandangan area terdampak erupsi Gunung Semeru dari udara. (foto: dok. antara)

Bagikan:

JAKARTA – Guna mengetahui dampak letusan Gunung Semeru, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, bersama Danlanud Abdurrahman Saleh, Marsma TNI Zulfahmi, memantau langsung lewat udara. Keduanya terbang bersama dengan menggunakan helikopter milik TNI AU di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu, 5 Desember.

"Saya dan Danlanud Abdurrahman Saleh melihat langsung kondisi bencana erupsi Gunung Semeru dari helikopter. Belum dimungkinkan untuk mendarat di lokasi bencana karena asap panas masih terlihat," kata Bupati Lumajang yang biasa dipanggil Cak Thoriq itu seperti dikutip Antara.

Usai memantau lewat udara, Cak Thoriq menggelar apel pasukan dengan personel gabungan yang sudah siaga membantu evakuasi korban letusan Gunung Semeru.

Ia berpesan agar dalam misi evakuasi warga, tim evakuator harus memperhatikan keselamatan diri mengingat kondisi medan sulit dan masih terdapat titik-tik lahar panas.

"Pastikan relawan dan tim evakuator menjadi prioritas keselamatan juga. Dua kecamatan yang terdampak letusan Gunung Semeru yakni Kecamatan Candipuro dan Pronojiwo," katanya.

Dusun Kampung Renteng, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro menjadi lokasi terparah dampak erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu, 4 Desember karena terpantau sejumlah rumah milik warga dan kendaraan angkutan pasir tertimbun material vulkanik dari gunung tertinggi di Pulau Jawa itu.

"Fokus penanganan usai erupsi saat ini adalah proses evakuasi. Saya berterima kasih tim relawan dan BPBD dari kabupaten sekitar turut serta membantu proses penanganan kegawatdaruratan di Lumajang," tuturnya.

Sementara Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengkoordinasikan para bupati terdekat untuk segera melakukan penanganan kegawatdaruratan usai terjadi erupsi Gunung Semeru. Terutama di Kecamatan Pronojiwo yang aksesnya terputus akibat ambruknya jembatan Gladak Perak.

"Bupati Malang sudah kirim tim, kami sudah mengkomunikasikan antara Pak Bupati Lumajang, Pak Bupati Malang, Bupati Jember juga sudah kirim Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, bagaimana action plan kegawatdaruratan sebaik mungkin," katanya.