Membantah Isu Miring Kematian Bupati Boven Digoel

Membantah Isu Miring Kematian Bupati Boven Digoel

Ilustrasi (Unsplash)

Bagikan:

JAKARTA - Meninggalnya Bupati Boven Digoel, Papua, Benediktus Tambonop, tiga hari lalu, sempat memunculkan isu miring. Salah satunya, karena informasi keberadaan perempuan saat dia meninggal.

Perempuan itu dikatakan berada di dalam kamar yang sama dengan Tambonop sebelum meregang nyawa. Dari kabar tersebut, muncul dugaan dia meninggal karena pengaruh obat kuat. Perempuan itu pun ditengarai sebagai wanita penghibur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menerangkan, dari laporan yang diterima, tak ada sosok wanita di dalam kamar hotel yang disinggahi politikus Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) itu. Saat ditemukan tewas, polisi hanya menemukan beberapa barang pribadi.

"Tidak ada perempuan, hanya ada beberapa barang pribadi," kata Yusri kepada VOI saat dihubungi, Kamis, 16 Januari.

Barang pribadi yang dimaksud adalah botol berisi jamu ramuan yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Tambonop diketahui memiliki riwayat penyakit jantung. Selain jamu, ditemukan juga koper yang di dalamnya berisi uang tunai sejumlah Rp100 juta. 

"Memang ada uang Rp100 juta dengan pecahan Rp50 ribu. Tapi tidak ada wanita di dalam kamar itu," kata Yusri.

Dari hasil pemeriksaan, polisi menyimpulkan kematian Tambonop disebabkan karena serangan jantung. 

Sebelum meninggal, dia juga sempat mendatangi salah satu tempat hiburan untuk bermain biliar bersama beberapa teman prianya.

"Memang sempat bermain biliar tapi tidak lama dan langsung ke hotel," tandas Yusri.

Kehadiran Tambonop di Jakarta untuk mengikuti Rapat Kerja Nasional Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu, 12 Januari.

Tag: nasional