Neil Patrick Harris: Aktor <i>Straight<.i> yang Perankan Karakter Sesama Jenis Itu Seksi
Neil Patrick Harris (instagram @nph)

أنشرها:

JAKARTA - Neil Patrick Harris memberi tanggapan soal aktor straight yang memainkan karakter penyuka sesama jenis. Kata dia, kegugupan yang mereka bawa ke peran tersebut adalah sesuatu yang seksi.

Harris memberikan dukungannya kepada aktor straight yang mengambil peran gay dalam sebuah wawancara dengan The Times.

Aktor 47 tahun, yang mengaku gay pada 2006, ditanya tentang komentar yang dibuat Russell T Davies, pencipta drama era AIDS baru It’s a Sin, yang juga dibintangi Harris.

Davies menghadapi kemarahan orang-orang heteroseksual awal bulan ini ketika dia mengatakan bahwa dia sengaja memilih aktor gay untuk memerankan karakter gay dalam It’s a Sin karena mereka akan menghadirkan orisinalitas acara tersebut.

Ketika ditanya tentang komentar itu, Harris berkata: "Saya bukan orang yang langsung memberi label."

“Sebagai seorang aktor, Anda tentu berharap dapat menjadi pilihan yang terlihat untuk semua jenis peran yang berbeda. Saya memainkan karakter (dalam How I Met Your Mother) selama sembilan tahun yang tidak seperti saya,” dia melanjutkan.

Harris melanjutkan dengan merujuk pengalamannya sendiri di kursi sutradara di televisi dan teater, mengatakan dia "pasti ingin mempekerjakan aktor terbaik" ketika bekerja di belakang layar.

Dia juga memuji serial garapan Davies tahun 1999, Queer as Folk, yang dibintangi oleh tiga aktor straight - Aidan Gillen, Craig Kelly dan Charlie Hunnam - sebagai pria gay.

"Itu adalah salah satu titik balik nyata bagi saya sebagai contoh pria seksi berperilaku sebagai pemeran utama dalam sesuatu yang penting, bukan sebagai sahabat karib," kata Harris.

“Saya pikir ada sesuatu yang seksi tentang memilih aktor straight untuk memainkan peran gay, jika mereka mau berinvestasi banyak untuk itu.”

Harris mengatakan dia akan terus memainkan karakter straight, menambahkan: “Di dunia kita tempat kita tinggal, Anda tidak dapat benar-benar sebagai sutradara yang menuntut (seorang aktor menjadi gay atau straight). Siapa yang menentukan seberapa gay seseorang? "

Harris yakin, Davies "lebih berbicara tentang kegembiraan karena bisa menjadi orisinal" dengan memasukkan aktor gay sebagai karakter gay dan bahwa dia tidak percaya hal tersebut adalah aturan yang sulit bagi penulis skenario.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, French, and Spanish versions are automatically generated by the system. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)