AI Buka Jalan Baru Pengobatan Tradisional China

JAKARTA - China mulai membawa pengobatan tradisionalnya ke jalur teknologi tinggi. Kecerdasan buatan atau AI dinilai bisa mempercepat pengembangan traditional Chinese medicine atau TCM, dari diagnosis pasien, riset obat, rumah sakit pintar, hingga layanan kesehatan berbasis data.

China Daily dikutip Kamis, 2 Juli, melaporkan, pandangan itu mengemuka dalam World Congress of Artificial Intelligence in Traditional Chinese Medicine pertama di Hangzhou, Provinsi Zhejiang. Para pakar menilai AI dapat membuka peluang baru bagi modernisasi TCM dan perluasan pengaruhnya di dunia.

TCM adalah sistem pengobatan tradisional China yang telah lama menjadi bagian dari layanan kesehatan dan budaya negara tersebut.

Ma Jianzhong, Presiden World Federation of Chinese Medicine Societies, mengatakan TCM kini telah menjangkau 196 negara dan wilayah. Menurut dia, TCM menjadi jembatan penting bagi kerja sama kesehatan internasional dan pertukaran budaya.

“Kecerdasan buatan memberi TCM sayap teknologi, sementara kebijaksanaan unik TCM pada gilirannya akan membuka skenario penerapan baru bagi AI,” kata Ma.

Ma menilai integrasi TCM dan AI memiliki prospek luas. Namun, ia menekankan perlunya standar bersama, kerja sama internasional, dan penguatan pengaruh global sektor tersebut.

Dalam kongres itu, para peserta juga merilis Deklarasi Hangzhou tentang Kecerdasan Buatan Global dalam Pengobatan Tradisional China. Deklarasi tersebut menyoroti keamanan data, pengembangan standar, tata kelola etika, dan kerja sama terbuka.

Zhang Boli, akademisi Chinese Academy of Engineering dan pakar TCM, mengatakan AI bukan hanya alat baru bagi TCM. Menurut dia, teknologi itu juga memperluas cara memahami dan mengembangkan pengobatan tradisional.

“AI dapat membuat inovasi lebih efisien,” kata Zhang dalam pidato video di kongres tersebut.

Namun, Zhang mengingatkan AI generatif masih memiliki risiko keamanan. Ia menyerukan langkah pengelolaan agar pengembangan AI untuk TCM tetap sehat dan berkelanjutan.

Zhejiang menjadi salah satu daerah yang sudah mencoba penerapan TCM digital. Provinsi ini kuat dalam sumber daya pengobatan tradisional sekaligus ekonomi digital. Penggunaannya mencakup pengodean resep, konektivitas rekam medis, layanan farmasi daring, dan tata kelola pintar.

Para pakar menilai tahap berikutnya membutuhkan kerja sama lebih erat antara sektor TCM, layanan kesehatan, teknologi, dan industri. Tujuannya mempercepat penerapan teknologi digital cerdas di seluruh rantai industri TCM serta mengubah inovasi menjadi manfaat kesehatan yang lebih luas.