Alissa White-Gluz Ungkap Alasan Gabung sebagai Vokalis Tetap DragonForce
JAKARTA - Alissa White-Gluz akhirnya buka suara mengenai keputusan besarnya bergabung sebagai vokalis tetap DragonForce.
Seperti diketahui, langkah tersebut menandai babak baru yang radikal bagi unit power metal asal London itu, setelah kolaborasi awal mereka pada lagu "Burning Heart" di tahun 2025 menuai respons baik dari para penggemar.
Dalam wawancara terbaru dengan Local Band Smokeout, Alissa menceritakan bahwa kecocokan visi dan kenyamanan saat bekerja sama menjadi pemicu utama di balik keputusannya bergabung dengan Dragonforce. Proses yang awalnya hanya sekadar proyek kolaborasi santai, dengan cepat berubah menjadi komitmen penuh.
"Bisa dibilang begitu. Saya rasa kami semua sepakat bahwa kami mendapatkan kemandirian dan vibe yang sangat bagus dari bekerja bersama. Musik ini bisa menjadi hal yang sangat keren untuk menggabungkan semua hal yang melekat pada DragonForce dan apa yang dikenal dari saya, lalu memainkannya pada kekuatan kami," kata White-Gluz.
Penyanyi yang dikenal dengan rambut birunya itu tidak menampik adanya keraguan awal sebelum mengambil langkah besar ini. Namun, ia memilih untuk keluar dari zona nyaman demi melahirkan karya-karya baru yang lebih segar bagi industri musik cadas.
"Kami awalnya tidak yakin apakah kami benar-benar bisa melakukannya. Dan saya pikir dalam hidup, Anda tidak pernah benar-benar siap untuk melakukan sesuatu; Anda hanya harus melakukannya dan kemudian menyelesaikannya. Jadi kami berpikir, 'Tahu tidak? Sekarang atau tidak sama sekali. Ayo lakukan saja. Mari kita terjun ke dalam hal ini dan mewujudkannya.' Dan begitulah yang kami lakukan," tambahnya.
Baca juga:
Adapun proses kreatif di dalam studio berjalan dengan sangat organik. White-Gluz menyebut pengerjaan materi baru bersama para personel DragonForce terasa sangat memuaskan ketika mereka mulai mengombinasikan struktur akor, aransemen, konsep, hingga penulisan lirik secara langsung di dalam satu ruangan yang sama. Hasil rekaman awal mereka bahkan melampaui ekspektasi yang dibayangkan sebelumnya.
Di sisi lain, bergabungnya White-Gluz juga menjadi angin segar di tengah situasi sulit yang dihadapi vokalis DragonForce, Marc Hudson, yang diketahui terpaksa absen dari beberapa panggung festival terakhir akibat gangguan kesehatan serius berupa kehilangan pendengaran berkelanjutan dan tinnitus.
Kehadiran Alissa White-Gluz dipastikan akan memberikan dimensi baru yang lebih bertenaga pada tur besar North American Tour DragonForce yang dijadwalkan berlangsung pada November dan Desember mendatang. Tur yang sekaligus merayakan ulang tahun ke-20 album “Inhuman Rampage” itu akan menyambangi 22 kota besar, dimulai dari San Diego hingga Chicago dan Los Angeles.