HK Bhirawa Distribusi 76.000 Ton Baja Tulangan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat dan Rumah Sakit

JAKARTA - PT Hutama Karya (Persero) melalui cucu usahanya PT Bhirawa Steel atau HK Bhirawa mendistribusikan lebih dari 76.000 ton baja tulangan beton selama periode Januari–April 2026 untuk mendukung pembangunan berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN), termasuk Sekolah Rakyat dan fasilitas kesehatan di sejumlah daerah.

Distribusi baja tulangan tersebut menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap percepatan pembangunan infrastruktur nasional serta memastikan ketersediaan material konstruksi berkualitas bagi proyek-proyek strategis pemerintah.

Hingga Juni 2026, total distribusi baja tulangan tersebut diproyeksikan meningkat menjadi lebih dari 115.000 ton seiring progres pembangunan berbagai proyek strategis nasional.

Distribusi material difokuskan untuk mendukung pembangunan proyek prioritas nasional, khususnya Sekolah Rakyat dan fasilitas kesehatan dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).

Dukungan material dilakukan pada pembangunan Sekolah Rakyat di Sulawesi Barat, DKI Jakarta dan Maluku Utara, serta sejumlah fasilitas kesehatan, seperti RSU Adhyaksa Bali, RSUD Tual hingga RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta.

Selain itu, distribusi baja tulangan HK Bhirawa juga menjangkau berbagai wilayah strategis di Indonesia mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara hingga Papua sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran rantai pasok material konstruksi nasional.

Untuk memastikan distribusi berjalan lancar, HK Bhirawa menerapkan pengelolaan rantai pasok terintegrasi, mulai dari proses produksi, pemeriksaan mutu hingga pengiriman material ke lokasi proyek sesuai kebutuhan di lapangan.

Distribusi juga melibatkan koordinasi lintas fungsi antara tim produksi, quality control, logistik, vendor transportasi hingga tim proyek penerima material.

Dalam mendukung kebutuhan konstruksi berskala besar, HK Bhirawa mengandalkan baja tulangan high tensile tipe BjTS 520 yang memiliki kekuatan dan daya tahan tinggi untuk proyek infrastruktur strategis.

Produk tersebut telah melalui pengujian internal maupun eksternal dan memenuhi standar SNI secara konsisten.

Hingga April 2026, total penggunaan baja tulangan produksi HK Bhirawa tercatat mencapai 39.000 ton seiring meningkatnya kebutuhan material konstruksi pada berbagai proyek strategis nasional.

Pelaksana Tugas (Plt) Executive Vice President (EVP) Sekretaris Hutama Karya Hamdani mengatakan, dukungan distribusi material konstruksi menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan infrastruktur nasional.

"Hutama Karya melalui HK Bhirawa berkomitmen mendukung kelancaran pembangunan Proyek Strategis Nasional melalui penyediaan dan distribusi baja tulangan berkualitas, tepat waktu dan sesuai kebutuhan proyek," ujar Hamdani dikutip dari keterangan tertulis, Jumat, 22 Mei.

"Kami percaya kelancaran rantai pasok material konstruksi memiliki peran penting dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," sambungnya.

Melalui distribusi material konstruksi tersebut, Hutama Karya berharap dapat terus berkontribusi dalam memperkuat pembangunan infrastruktur nasional sekaligus mendukung peningkatan konektivitas, pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di berbagai wilayah Indonesia.