Kuwait Diserang Drone, UEA Tuding Pelakunya Teroris Pelanggar Stabilitas
JAKARTA - Uni Emirat Arab (UEA) mengutuk serangan pesawat tak berawak atau drone terhadap Kuwait pada Minggu pagi 10 Mei waktu setempat.
Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) UEA menggambarkan serangan itu sebagai tindakan teroris.
“Serangan teroris ini merupakan pelanggaran kedaulatan Kuwait," demikian pernyataan Kemenlu UEA, dikutip dari Al Jazeera.
UEA memandang serangan drone tanpa ada pihak yang mengaku bertanggung jawab ini merupakan ancaman kedaulatan Kuwait.
"Ancaman terhadap keamanan dan stabilitasnya,” ujar pernyataan.
Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Kuwait mendeteksi serangan sejumlah drone memasuki wilayah udaranya pada Minggu pagi 10 Mei.
Baca juga:
- Israel Diam-diam Bangun Pangkalan Militer di Gurun Irak untuk Serang Iran
- Pramono Jadikan Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Simbol Jakarta Berbenah, Warga Diminta Mulai Pilah Sampah
- 2 WN Singapura Negatif Hantavirus Terbang ke Afsel Bersama Penumpang MV Hondius Terinfeksi
- Ricuh Laga Persipura Jamu Adhiyaksa FC, Polisi: CCTV di Stadion Tidak Berfungsi Baik