Setahun Bertakhta, Paus Leo Serukan Akhiri Perang

JAKARTA - Dalam rangka memperingati tepat setahun bertakhta, Paus Leo XIV menegaskan kembali seruannya agar semua konflik di muka bumi diakhiri.

Saat berziarah ke Basilika Kepausan Bunda Rosario Pompei, Paus asal Amerika Serikat itu menyoroti dua isu yang amat mendesak saat ini.

"Keluarga, yang saat ini menderita akibat melemahnya ikatan pernikahan.Kemudian, perdamaian, yang terancam oleh ketegangan internasional dan ekonomi yang mengutamakan perdagangan senjata daripada nyawa manusia,"kata pemimpin tertinggi gereja Katolik di dunia itu dilansir ANTARA dari ANSA, Sabtu, 9 Mei.

Paus dengan nama lahir RobertFrancis Prevost itu mengatakanperang yang berkecamuk di berbagai belahan dunia merupakan seruan agar umat manusia memperbarui komitmen mereka;tak hanya dalam hal ekonomi dan politik, tetapi juga secara spiritual dan agama.

"Perdamaian lahir dari hati dan kita tidak boleh pasrah begitu saja, meskipun terpapar gambar-gambar kematian yang disiarkanpemberitaan setiap harinya," kata Paus pertama dari Ordo Santo Agustinus itu.