Xiaomi SU7 Terbaru Tembus 80.000 Pesanan Cuma dalam 48 Hari, Intip Lagi Spesifikasinya

JAKARTA – Xiaomi Auto mencatat pencapaian positif untuk sedan listrik SU7 versi terbaru. Perusahaan mengungkapkan model tersebut telah mengantongi lebih dari 80.000 pesanan pasti hanya dalam 48 hari sejak resmi meluncur pada 20 Maret lalu.

Melansir dari Carnewschina, Rabu, 6 Mei, data yang dirilis pada 6 Mei itu merujuk pada pemesanan yang telah dikonfirmasi lengkap dengan pembayaran uang muka dari konsumen. Xiaomi SU7 dipasarkan dalam tiga pilihan varian.

SU7 terbaru dibanderol mulai 219.900 yuan hingga 303.900 yuan atau sekitar Rp560 jutaan sampai Rp774 jutaan. Selama periode 6 hingga 31 Mei, konsumen juga ditawarkan sejumlah program pembelian dan pembiayaan khusus.

Varian Standard dan Pro mendapatkan paket keuntungan senilai 42.000 yuan atau sekitar Rp106 juta. Sementara itu, versi Max memperoleh insentif lebih besar hingga 61.000 yuan atau setara Rp155 juta.

Paket tersebut mencakup berbagai fitur tambahan seperti kursi zero-gravity dengan fungsi pijat, ruang penyimpanan ekstra, hingga sistem bantuan mengemudi Xiaomi HAD. Pabrikan asal China itu juga menawarkan program pembiayaan berbunga rendah hingga lima tahun.

Konsumen cukup menyediakan uang muka minimum 49.900 yuan atau sekitar Rp127 juta, dengan cicilan bulanan mulai dari 3.115 yuan atau sekitar Rp7 jutaan. Mulai 6 Mei, Xiaomi turut melakukan sejumlah revisi konfigurasi pada SU7.

Beberapa warna bodi seperti magenta dan hitam untuk varian bawah kini sudah tidak lagi tersedia. Pada trim Max, paket styling edisi khusus yang sebelumnya ditawarkan juga telah dihapus. Perubahan lain turut menyentuh sektor roda dan kombinasi warna interior-eksterior.

Pelek berukuran 20 inci kini hanya tersedia untuk varian dan warna tertentu, sementara beberapa opsi kombinasi kabin dan eksterior resmi dihentikan pemesanannya. Secara teknis, seluruh varian SU7 masih mengandalkan motor listrik V6S Plus racikan Xiaomi.

Varian Standard dan Pro menghasilkan tenaga 235 kW, sedangkan versi Max memakai konfigurasi dual-motor dengan output mencapai 508 kW. Kapasitas baterainya juga berbeda di tiap trim, yakni 73 kWh untuk Standard, 96,3 kWh pada Pro, dan 101,7 kWh untuk Max.

Dengan spesifikasi tersebut, jarak tempuh berdasarkan standar CLTC masing-masing mencapai 720 km, 902 km, dan 835 km. Sedan listrik ini memiliki dimensi panjang 4.997 mm dan jarak sumbu roda 3.000 mm.

Di bagian interior tersedia layar tengah 16,1 inci, panel instrumen putar 7,1 inci, serta head-up display. Xiaomi juga menyematkan LiDAR dan sistem bantuan berkendara HAD sebagai fitur standar di seluruh lini.

Menurut China EV DataTracker, Xiaomi Auto mencatat penjualan domestik sebanyak 21.440 unit pada Maret 2026 atau turun 26,7 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Sebelumnya, penjualan Januari mencapai 39.002 unit dan Februari sebanyak 20.414 unit. Penjualan bulanan tertinggi tercatat pada Desember 2025 dengan 50.212 unit, sementara pangsa pasar perusahaan berada di kisaran 1,3 hingga 2,5 persen.

Selain itu, Xiaomi disebut berhasil mengirimkan lebih dari 30.000 unit kendaraan sepanjang April 2026 berdasarkan data Y-Auto. Xiaomi juga tengah menyiapkan model baru bernama Xiaomi YU7 GT yang dijadwalkan meluncur resmi pada akhir Mei 2026.