Barcelona Bakal Juara Liga Bila Real Madrid Gagal Kalahkan Espanyol

JAKARTA - Barcelona bakal mempertahankan gelar juara La Liga Spanyol bila Real Madrid gagal mengalahkan Espanyol, Senin, 4 Mei 2026 dini hari WIB. Barca hampir dipastikan memenangi liga untuk kali kedua secara berturut-turut setelah menaklukkan tuan rumah Osasuna 2-1 di Stadion El Sadar, Pamplona, Minggu, 3 Maret 2026 dini hari WIB.

Kemenangan yang tidak mudah diraih saat Barca meladeni tim papan tengah. Lewat laga yang sangat ketat, Barca akhirnya mampu meraih tiga poin krusial.

Gol-gol kemenangan Blaugrana dihasilkan striker veteran Robert Lewandowski dan Ferran Torres saat pertandingan segera usai. Kini, tim asuhan Hansi Flick sudah mengantungi poin 88. Unggul 14 poin dengan Madrid yang berada di peringkat dua.

Hasil itu menjadikan Madrid mengusung misi sangat berat. Mereka harus memenangkan laga melawan Espanyol di Stadion RCDE. Misi itu tidak hanya memangkas jarak poin dengan Barca tetapi juga menunda sang rival untuk memastikan gelar juara.

Bila sampai gagal, apakah Madrid itu kalah atau imbang, maka Barca sudah bisa menyegel titel liga untuk ke-29 kali dalam sejarah klub tanpa perlu menunggu El Clasico yang digelar pekan depan di Camp Nou. Bila itu yang terjadi maka duel El Clasico bakal kehilangan gereget. Tidak ada tensi dan emosi tinggi dari pemain kedua tim dalam laga tersebut karena Barca sudah juara.

Namun bila sudah tidak ada lagi perebutan gelar di El Clasico, menarik untuk ditunggu apakah pemain Madrid bersedia memberikan guard of honor sebelum pertandingan.

Tradisi itu dilakukan saat sebuah tim memenangi trofi liga atau Copa del Rey dan pemain lawan membentuk barisan saling berhadapan untuk menyambut tim pemenang. Rivalitas abadi dari dua raksasa La Liga menjadikan mereka enggan melakukan guard of honor.

“Kami memberi tekanan kepada Madrid karena bila mereka gagal menang, kami yang akan juara,” kata Torres seperti dikutip france24.

Sementara, Flick mengaku puas dengan kemenangan itu. Namun dia menyatakan tegas bila Barca belum memastikan meraih gelar juara.

“Kami sudah menuntaskan pekerjaan dengan baik. Itu yang ingin saya saksikan dari tim ini. Hanya saja semua memang tidak berada di tangan kami sepenuhnya. Jadi kita lihat saja,” ujar Flick.

Ya, Flick dan Barca masih harus menunggu hasil akhir Madrid melawan Espanyol. Bila Madrid yang menang, maka Barca kembali fokus pada El Clasico pekan depan.

“Saya tentu senang dan kemenangan ini untuk tim, klub dan fans,” ucapnya lagi.

Di laga melawan Osasuna yang menduduki peringkat 10 dengan poin 42, Barca dipaksa bekerja keras. Tanpa pemain sayap Lamine Yamal, mereka seperti kehilangan permainan yang dinamis. Barca juga kesulitan menembus pertahanan Osasuna untuk sekadar menciptakan peluang gol.

Meski demikian Barca masih bisa mendapatkan kesempatan melalui Roony Bardghji yang menggantikan Yamal. Hanya sepakan dia dari jarak jauh tak sulit digagalkan kiper Sergio Herrera.

Sebaliknya Osasuna berpeluang mencetak gol saat striker Ante Budimir mendapat peluang bagus setelah melewati dua bek Barca. Namun tendangan dia malah membentur tiang gawang.

Di babak kedua, Barca berusaha meningkatkan tempo permainan. Mereka memberi tekanan terhadap tuan rumah. Bahkan Dani Olmo sempat mengancam gawang Osasuna meski akhirnya gagal.

Flick kemudian memasukkan Marcus Rashford untuk menambah daya gedor. Masuknya pemain sayap pinjaman dari Manchester United ini berhasil meninggalkan agresivitas lini depan Barca.

Tak hanya itu, Rashford pun yang melepaskan umpan silang sempurna yang berhasil dituntaskan Lewandowski di menit 81. Gol lewat sundulan itu berhasil memecah kebuntuan menjelang akhir pertandingan dan membawa Barca unggul 1-0.

Gol itu pula yang menjadikan permainan kian sengit saat pertandingan tinggal beberapa menit lagi. Tak lama kemudian atau di menit 86, Torres memantapkan keunggulan Barca.

Meski sudah tertinggal 2-0, Osasuna menolak menyerah. Hanya berselang dua menit, mereka berhasil membobol gawang Joan Garcia. Pemain pengganti Raul Garcia sukses memperkecil ketinggalan skor menjadi 2-1.

Namun tuan rumah gagal memanfaatkan waktu tersisa untuk menyamakan kedudukan. Skor akhir tetap 2-1 untuk Barca yang menjadikan mereka kian dekat dengan titel liga.