Iran Disepelekan Menhan Hegseth, Demokrat: Tapi AS Kerahkan Banyak Alat Tempur ke Timteng?

JAKARTA - Anggota DPR AS dari Partai Demokrat, Joe Courtney, menyinggung penilaian Menteri Pertahanan (Menhan) Pete Hegseth sebelum perang Iran yang menyatakan bahwa ancaman terbesar AS hanya China, Rusia dan Korea Utara.

Courtney mempertanyakan jika Iran tersepelekan tidak masuk dalam daftar ancaman, kenapa alat tempur AS dikerahkan dalam jumlah banyak dalam perang di Timur Tengah?

Jika berdasarkan penilaian Hegseth, seharusnya alat tempur AS berada di posisi pencegahan terhadap tiga negara dalam daftar ancaman.

Courtney mengatakannya pada Rabu 29 April waktu setempat dalam rapat bersama Komite Angkatan Bersenjata DPR Parlemen AS dengan Menhan AS soal pengajuan tambahan anggaran Pentagon sebesar 1,5 triliun dolar AS di tengah gejolak perang Iran.

Sementara penilaian Hegseth itu berdasarkan dokumen Strategi Pertahanan Nasional (NDS) AS pada Januari 2026. Kala itu, Hegseth menganggap enteng kemampuan militer Iran sehingga bukan fokus utama pencegahan kekuatan besar AS.

Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Dan Caine, yang hadir mendampingi Hegseth menanggapinya dengan mengatakan: "seorang presiden akan menggunakan kekuatan dan kekuasaan nasional berdasarkan situasi politik dan keamanan yang dianggap tepat oleh presiden".

"Selalu ada pertimbangan untung rugi," tambah Caine.