Apple Academy Resmi Beroperasi di Jakarta, Menperin: Upaya Perkuat Ekosistem Inovasi Digital
JAKARTA - Pemerintah terus memperkuat fondasi industri teknologi dalam negeri di tengah gempuran barang-barang impor.
Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah melalui kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Kebijakan TKDN digulirkan untuk mendorong transformasi industri telepon seluler dan komputer tablet menjadi lebih berbasis produksi lokal sekaligus inovasi.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat, selain mengurangi dominasi produk impor, implementasi TKDN yang konsisten juga mempercepat pengembangan ekosistem riset dan pengembangan (R&D), khususnya di sektor perangkat lunak.
Upaya itu diwujudkan melalui kemitraan dengan pelaku industri global, termasuk Apple, dalam pengembangan talenta digital nasional.
Sebagai bagian dari kolaborasi tersebut, pada Rabu, 21 April, dilakukan pembukaan Apple Developer Academy dan Apple Developer Institute kelima di The Autograph Tower, Jakarta.
Fasilitas tersebut hadir melalui kerja sama dengan Ciputra University dan Binus, dengan tujuan memperluas akses pendidikan teknologi serta memperkuat ekosistem inovasi digital di Tanah Air.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut, Kehadiran fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas akses pengembangan talenta digital serta memperkuat ekosistem inovasi nasional.
"Pembukaan fasilitas tersebut merupakan bagian dari komitmen yang telah disepakati bersama antara Pemerintah Indonesia, khususnya Kemenperin, dengan Apple," ujar Agus dikutip dari keterangan tertulis, Rabu, 22 April.
"Pemerintah menilai, perusahaan tersebut terus menjaga komitmennya dengan merealisasikan berbagai poin kerja sama secara bertahap sesuai substansi nota kesepahaman telah disepakati," sambungnya.
Pemerintah mengapresiasi konsistensi Apple dalam merealisasikan berbagai kesepakatan yang telah disusun bersama.
"Ini menjadi sinyal positif bahwa Apple memiliki komitmen kuat terhadap pasar Indonesia," kata dia.
Secara paralel, Apple juga memperluas jaringan Apple Developer Institute menjadi lima lokasi di Indonesia.
Ekspansi itu ditujukan untuk memperkuat ekosistem digital dan ekonomi aplikasi iOS melalui pengembangan keterampilan di bidang strategis.
Program yang ditawarkan mencakup kecerdasan buatan, pembelajaran mesin, developer operations, pengembangan gim hingga kewirausahaan.
Lokasi pengembangan tersebar di Surabaya, Tangerang, Batam dan Jakarta, dengan total hampir 200 peserta yang mengikuti program pembelajaran khusus tersebut.
"Seluruh akademi dan institut Apple di Indonesia ditargetkan dapat mendukung hampir 1.000 pelajar setiap tahun mulai 2026," terang Agus.
Baca juga:
Sementara itu, Vice President of Worldwide Developer Relations Apple Susan Prescott menyampaikan, pihaknya berkomitmen terus berinvestasi di Indonesia dalam pengembangan talenta lokal ke depannya.
"Indonesia memiliki komunitas pengembang dinamis dan kreatif, sehingga kami berkomitmen terus berinvestasi dalam pengembangan talenta lokal melalui jalur pendidikan dan inovasi," jelasnya.