Produsen Pesawat Nirawak Turki Baykar Luncurkan Drone Kamikaze K2
JAKARTA - Produsen pesawat nirawak Turki Baykar, meluncurkan drone kamikaze baru, K2, Sabtu dua pekan lalu, dalam video yang diiringi lagu "Waltz No. 2", menampilkan sistem penerbangan dan penargetan berbasis kecerdasan buatan.
K2 mampu melakukan penerbangan kawanan otonom dan menggunakan visi AI untuk navigasi, penargetan, dan penyerangan, kata perusahaan tersebut, dikutip dari Anadolu (28/3).
Drone kamikaze ini memiliki jangkauan lebih dari 2.000 kilometer (1.240 mil), membawa hulu ledak seberat 200 kilogram (440 pon), dan memiliki berat lepas landas maksimum 800 kilogram.
Selain itu, drone ini dapat lepas landas dari landasan pendek atau tidak siap dan dirancang untuk digunakan kembali untuk beberapa kali penugasan.
Dalam video promosi, drone terlihat lepas landas, terbang dalam formasi, dan melakukan manuver terkoordinasi, dengan iringan musik waltz terkenal karya Dmitri Shostakovich di latar belakang.
Diketahui, Baykar adalah salah satu produsen drone terkemuka di Turki dan telah mengekspor UAV ke berbagai negara. Platform yang ada saat ini antara lain meliputi Bayraktar TB2 taktis, Bayraktar Akinci ketinggian tinggi. Adapula Bayraktar TB3 yang mampu beroperasi dari kapal, dan Bayraktar Kizilelma bertenaga jet.
Baca juga:
- 237 Perempuan dan Lebih dari 200 Anak di Iran Tewas Akibat Serangan AS-Israel
- PBB Tuntut Keadilan Terkait Serangan Mematikan Terhadap Sekolah di Iran
- Houthi akan Melakukan Intervensi Militer Jika Diperlukan di Tengah Perang Iran dengan AS-Israel
- PBB Peringatkan Butuh Waktu Berbulan-bulan untuk Memulihkan Pasar Global yang Terdampak Krisis Timur Tengah
Adapun Waltz No. 2 adalah karya ikonik yang penuh nostalgia dan dikenal dengan gaya "kabaret gelap"-nya, menggabungkan nuansa kabaret yang ceria dengan nada melankolis dan harmoni dramatis yang gelap, yang ditulis oleh komposer dan pianis Soviet Dmitri Shostakovich pada tahun 1938.