Trump: Tidak Tahu Mojtaba Khamenei Sudah Meninggal atau Belum

JAKARTA - Presiden AS Donald Trump mengaku tidak mengetahui nasib Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei.

“Kita tidak tahu… apakah dia sudah meninggal atau belum,” kata Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih, Selasa 17 Maret WIB, dikutip dari The Guardian.

Trump mengatakan bahwa banyak kabar yang sampai kepadanya bahwa Khamenei mengalami luka-luka akibat serangan AS-Israel ke Iran.

“Banyak orang mengatakan bahwa dia cacat parah. Mereka mengatakan bahwa dia kehilangan satu kakinya – dan dia, Anda tahu, terluka parah. Orang lain mengatakan dia sudah meninggal. Tidak ada yang mengatakan dia 100 persen sehat. Anda tahu dia belum berbicara,” sambung Trump.

Ia menambahkan bahwa AS saat ini tidak tahu dengan siapa bernegosiasi kepada Iran.

“Kita tidak tahu dengan siapa kita berurusan” di Iran. Kita tidak tahu siapa pemimpin mereka,” sambungnya.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengklaim Khamenei terluka dan kemungkinan cacat akibat serangan AS-Israel ke Iran beberapa hari lalu.

Pada Sabtu pekan lalu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan kepada MS Now dalam sebuah wawancara bahwa Khamenei saat ini tidak mengalami masalah kesehatan.

Sejak mengambil alih kepemimpinan setelah ayahnya Ayatollah Ali Khamenei terbunuh dalam serangan AS-Israel pada 28 Februari, Khamenei mengeluarkan pesan kepada publik untuk pertama kalinya pada Kamis 13 Maret 2026.

Kala itu ia menekankan perlunya perlawanan militer berkelanjutan dan mempertahankan pengaruh Iran di Selat Hormuz.