Kapan Penderita ISK Harus ke Dokter? Ketahui Gejalanya
YOGYAKARTA – Infeksi saluran kemih (ISK) kerap dialami oleh masyarakat. Orang yang mengalami ISK akan merasakan gejala salah satunya berupa munculnya sensasi nyeri ketika buang air kecil. Jika Anda mengalami gejala, ketahui kapan penderita ISK harus ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis secara tepat.
Kapan Penderita ISK Harus ke Dokter
Umumnya penderita ISK harus segera ke dokter ketika mengalami gejala. Berikut ini gejala seseorang mengalami ISK, dilansir dari AI Care.
- Hasrat buang air kecil kuat
- Muncul rasa nyeri ketika buang air besar, rasanya seperti panas dan terbakar
- Adanya nyeri di bagian perut bawah atau di pinggang belakang
- Sering buang air kecil, tapi urine hanya sedikit
- Urine berubah warna jadi keruh, merah, hingga kecoklatan
- Urine berbau menyengat
- Merasa demam
Demam pada pasien ISK jadi tanda bahwa infeksi sudah merambat ke ginjal. Saat itu terjadi segeralah memeriksakan diri ke dokter.
Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Penderita ISK
Ada beberapa hal yang akan memperparah ISK. Untuk itu pasien ISK perlu menghindari beberapa hal berikut ini.
- Menahan buang air kecil
Pasien ISK sebaiknya menghindari menahan untuk buang air kecil apapun alasannya. Pasalnya kebiasaan itu akan memperparah gejala ISK. Selain itu risiko ISK makin parah juga makin besar karena saat menahan kencing, kuman dan bakteri jadi makin berkembang biak.
Baca juga:
- Jarang minum air putih
Jarang minum air putih jadi pemicu ISK. Untuk itu pasien harus sering mengonsumsi air putih. Pasien ISK yang jarang minum air putih akan membuat bakteri semakin meraja lela sehingga memperparah gejala ISK. Pastikan Anda mengonsumsi air putih sesuai kebutuhan cairan tubuh.
- Mengonsumsi pemicu ISK makin parah
Ada beberapa makanan dan minuman yang justru membuat ISK makin parah. Contohnya adalah soda, kafein, atau alkohol. Minuman tersebut dapat memperparah iritasi di kandung kemih. Tidak hanya minuman, pasien ISK juga sebaiknya mengurangi makanan yang mengandung pemanis buatan.
- Menunda pergi ke dokter
Jika pasien merasakan gejala ISK sebaiknya segera pergi ke dokter. Jangan sampai menunda pergi ke dokter karena gejala akan semakin parah. Dikhawatirkan akan terjadi infeksi yang lebih luas. Saat itu terjadi, penyembuhan jadi semakin sulit dan lama.
- Membeli sendiri antibiotik
Pada dasarnya ISK memang bisa diobati dengan antibiotik. Namun membeli antibiotik secara ilegal tanpa resep dokter adalah perbuatan berbahaya. Penderita ISK harus mendapatkan antibiotik sesuai arahan dokter sehingga penyembuhan maksimal.
Itulah informasi terkait kapan penderita ISK harus ke dokter. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.