Senator AS Larang Amazon Jual Mobil Bekas Berstatus Kena Recall

JAKARTA - Membeli mobil secara online yang dulu dianggap hal baru, kini telah menjadi praktik lazim. Konsumen tidak hanya bisa memesan kendaraan baru dari berbagai merek melalui Amazon, tetapi raksasa ritel tersebut juga menjelma sebagai etalase besar mobil bekas dari dealer di seluruh Amerika Serikat.

Lewat layanan Amazon Autos, ribuan mobil bekas dari merek seperti GMC, Ford, hingga Honda tersedia semuanya. Prosesnya memang lebih ringkas, namun di balik kemudahan itu muncul kekhawatiran serius.

Sejumlah senator Amerika Serikat mendesak Amazon menghentikan penjualan mobil bekas yang masih memiliki kasus penarikan kembali atau recall terkait keselamatan yang belum ditangani. Hingga memberikan surat resmi kepada CEO Amazon Andy Jassy.

Para senator Richard Blumenthal, Edward Markey, dan Elizabeth Warren, menyoroti praktik penjualan kendaraan bekas bersertifikat yang dilakukan dealer Ford di platform tersebut. Mereka menilai Amazon belum secara transparan mengungkap status recall aktif pada kendaraan yang ditawarkan, sehingga berpotensi menyesatkan konsumen.

Sebagai contoh, para senator menyebut Ford Bronco Badlands 2021 yang tercantum di situs Amazon meski masih memiliki dua recall terbuka, salah satunya terkait risiko mesin mati mendadak. Selain itu, ada pula Jeep Wrangler 4xe Unlimited Rubicon 2021 bekas bersertifikat yang belum diperbaiki dari potensi bahaya kebakaran.

“Kami mendesak Amazon untuk segera menghentikan penjualan kendaraan apa pun yang memiliki penarikan kembali (recall) keselamatan yang belum diperbaiki di Amazon Autos,” tulis para senator, seperti dilansir dari Carscoops, Selasa, 6 Januari.

“Selain itu, Amazon harus mempermudah orang untuk memastikan bahwa kendaraan yang mereka lihat tidak memiliki penarikan kembali yang belum diperbaiki. Alih-alih menautkan ke situs web National Highway Traffic Safety Administration dan mendorong orang untuk memeriksa status penarikan kembali sendiri," lanjut pernyataan tersebut.

Pihaknya mendesak Amazon untuk menampilkan status penarikan kembali secara jelas di bawah fitur-fitur utama yang tercantum untuk kendaraan yang dijualnya. Para senator juga mengingatkan bahwa iklan kendaraan di Amazon Autos pada dasarnya dipasang oleh dealer, serupa dengan praktik di platform lain seperti AutoTrader.

Artinya, persoalan ini tidak sepenuhnya eksklusif milik Amazon. Meski begitu, ketiganya saat ini juga mendorong pengesahan Used Car Safety Recall Repair Act, rancangan undang-undang yang akan melarang dealer menjual mobil bekas dengan recall keselamatan yang belum diselesaikan.

Menurut mereka, Amazon sejatinya tidak perlu menunggu undang-undang tersebut disahkan. Perusahaan dinilai dapat mengambil langkah sukarela dengan membatasi atau memblokir penjualan kendaraan yang masih memiliki masalah keselamatan.