Bagikan:

JAKARTA – Industri kendaraan otonom di Amerika Serikat (AS) baru saja mencapai tonggak penting untuk mendukung industri teknologi asal negeri sendiri. National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) telah memberikan pengecualian kepada Zoox, perusahaan robotaxi milik Amazon, yang secara efektif menyetujui kendaraannya untuk penggunaan demonstrasi meskipun tidak memiliki setir, pedal, atau kendali manual tradisional.

Keputusan ini, dilaporkan Carscoops, Jumat, 8 Agustus, menjadi kemenangan besar bagi Zoox dan menandai perubahan kebijakan signifikan bagi perusahaan-perusahaan kendaraan otonom (AV) yang berbasis di AS. Sebelumnya, hanya produsen AV asing yang memenuhi syarat untuk pengecualian serupa.

Pengecualian ini merupakan bagian dari "Agenda Inovasi" yang digagas oleh Menteri Transportasi Sean P. Duffy, yang bertujuan untuk memajukan teknologi dan keselamatan buatan Amerika. Dalam pernyataannya, Duffy menekankan pentingnya langkah ini.

“Ini adalah situasi yang saling menguntungkan untuk keselamatan dan inovasi. Di bawah kepemimpinan Presiden Trump, perusahaan-perusahaan AS seperti Zoox kini memiliki proses untuk menciptakan dan menguji teknologi terbaru mereka,” kata Duffy.

“Amerika bukan China dapat dan akan mendorong masa depan mobil swakemudi ke depan,” tambahnya.

Persetujuan ini datang menyusul serangkaian penyelidikan oleh NHTSA terhadap kendaraan Zoox, termasuk penyelidikan pada tahun 2022 dan probe terbaru pada Mei 2024 terkait dua kecelakaan tabrakan dari belakang dan penarikan kembali (recall) kendaraan terkait masalah pengereman.

Meskipun kini diizinkan untuk melakukan pengujian, Zoox diwajibkan untuk merevisi atau menghapus klaim sebelumnya yang menyatakan bahwa kendaraannya telah memenuhi Standar Keselamatan Kendaraan Bermotor Federal. Persetujuan ini membuka jalan bagi perusahaan-perusahaan AV AS lainnya untuk mendapatkan pengecualian serupa, mempercepat pengembangan dan penerapan mobil swakemudi di negara tersebut.