5 Jalur Kereta Api Terindah di Indonesia yang Wajib Dicoba

YOGYAKARTA - Kereta api masih menjadi salah satu moda transportasi favorit masyarakat Indonesia, khususnya di Pulau Jawa. Selain efisien, perjalanan dengan kereta api juga menawarkan kenyamanan tersendiri. Banyak lintasan rel yang menghadirkan pemandangan alam luar biasa, mulai dari persawahan hijau, pegunungan, lembah sungai, hingga laut lepas. Hal inilah yang membuat perjalanan kereta api terasa seperti wisata. Penasaran jalur mana saja? Berikut ulasan lengkapnya.

5 Jalur Kereta Api Terindah di Indonesia

Dilansir dari laman Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, berikut 5 jalur kereta api terindah di Indonesia yang menawarkan pemandangan luar biasa.

  1. Jalur Kereta Api Bogor-Sukabumi-Cianjur

Jalur kereta api Bogor-Sukabumi-Cianjur merupakan salah satu jalur kereta api terindah di Indonesia yang wajib dicoba. Jalur ini dibangun oleh Staatsspoorwegen dan mulai beroperasi penuh pada 10 Mei 1883. Hingga kini, lintasan ini dikelola oleh PT Kereta Api Indonesia Daop 1 Jakarta dan Daop 2 Bandung.

Keindahan jalur ini sudah terasa tak lama setelah kereta meninggalkan Stasiun Bogor Paledang. Penumpang akan disuguhkan pemandangan lembah Sungai Cisadane hingga Stasiun Maseng. Menjelang Stasiun Cigombong, panorama Gunung Salak dan Gunung Pangrango terlihat begitu memukau.

Selepas Stasiun Sukabumi, pemandangan pedesaan dan persawahan hijau menjadi suguhan utama. Salah satu momen ikonik adalah saat kereta melintasi Terowongan Lampegan sepanjang 686 meter. Terowongan ini merupakan yang tertua di Jawa Barat dan telah beroperasi sejak 1882.

Untuk menikmati jalur ini, penumpang dapat menggunakan KA Pangrango relasi Bogor Paledang-Sukabumi dan KA Siliwangi relasi Sukabumi-Cipatat.

  1. Jalur Kereta Api Purwakarta-Padalarang

Jalur kereta api Purwakarta-Padalarang dikenal sebagai jalur legendaris Jakarta-Bandung. Jalur ini pernah berjaya dengan layanan KA Parahyangan, Argo Gede, dan Argo Parahyangan. Lintasan ini mulai dioperasikan pada 2 Mei 1906 oleh Staatsspoorwegen.

Jalur ini merupakan lintasan pegunungan dengan banyak jembatan panjang dan tinggi melintasi lembah. Selepas Stasiun Purwakarta, kereta akan mulai menanjak dan meliuk-liuk di punggungan bukit. Dari kejauhan, Waduk Jatiluhur terlihat indah di balik perbukitan.

Di jalur ini terdapat Jembatan Cisomang yang menjadi jembatan kereta api tertinggi yang masih aktif di Indonesia. Selain itu, terdapat Terowongan Sasaksaat sepanjang 949 meter yang merupakan terowongan aktif terpanjang. Pemandangan ditutup dengan tikungan besar Padalarang dengan panorama persawahan hijau.

Berbagai kereta seperti KA Parahyangan, KA Papandayan, hingga KA Pangandaran melintasi jalur ini. Meski kini tersedia kereta cepat Whoosh, pesona jalur Purwakarta-Padalarang tetap tak tergantikan.

  1. Jalur Kereta Api Cicalengka-Banjar

Jalur kereta api Cicalengka-Banjar merupakan lintasan pegunungan yang indah. Jalur ini dibangun pada tahun 1887 hingga 1894 oleh Staatsspoorwegen. Awalnya dianggap mustahil karena kondisi alamnya yang ekstrem.

Selepas Stasiun Cicalengka, kereta mulai menanjak tajam menuju Stasiun Nagreg. Stasiun ini merupakan stasiun aktif tertinggi di Indonesia dengan elevasi 848 mdpl. Jalur kemudian melintasi lereng Gunung Mandalawangi yang terjal dan berkelok.

Salah satu spot ikonik adalah tikungan tapal kuda Kadungora. Selain itu, penumpang juga akan melintasi Jembatan Cirahong yang unik karena digunakan kereta di atas dan kendaraan di bawah. Jalur ini berakhir di Stasiun Banjar sebagai stasiun penting pergantian masinis.

Berbagai layanan kereta api yang bisa digunakan untuk menikmati jalur kereta api Cicalengka-Banjar yaitu KA Argo Wilis relasi Bandung-Surabaya Gubeng PP, KA Malabar relasi Bandung-Malang PP, KA Lodaya relasi Bandung-Solo Balapan PP, KA Pasundan relasi Kiara Condong-Surabaya Gubeng PP, KA Pangandaran relasi Gambir-Banjar PP, dan KA Serayu relasi Pasar Senen-Purwokerto PP.

  1. Jalur Kereta Api Prupuk-Purwokerto-Kroya

Jalur Prupuk-Purwokerto-Kroya merupakan jalur utama lintas selatan Jawa. Jalur ini mulai dioperasikan pada 1916–1917 oleh Staatsspoorwegen. Lintasan ini dibuat sebagai jalur pintas Jakarta-Yogyakarta-Surabaya.

Lintasan Prupuk hingga Purwokerto didominasi pegunungan tepatnya Pegunungan Pembarisan dan kaki Gunung Slamet. Penumpang akan melintasi berbagai jembatan seperti Tonjong dan Kalibelang. Salah satu yang paling panjang adalah Jembatan Sakalibel sepanjang 298 meter.

Selepas Purwokerto, jalur menjadi lebih datar dan melintasi Sungai Serayu. Penumpang juga akan melewati Terowongan Notog dan Terowongan Kembar Kebasen. Semua keindahan ini dapat dinikmati dalam satu perjalanan.

Berbagai layanan kereta api yang bisa digunakan seperti KA Argo Lawu-KA Argo Dwipangga relasi Gambir-Solo Balapan PP, KA Argo Semeru relasi Gambir-Surabaya Gubeng PP, KA Taksaka relasi Gambir-Yogyakarta PP, KA Purwojaya relasi Gambir-Cilacap PP, KA Gaya Baru Malam Selatan relasi Pasar Senen-Surabaya Gubeng PP, dan KA Sawunggalih relasi Pasar Senen-Kutoarjo PP.

  1. Jalur Kereta Api Pekalongan-Semarang

Jalur kereta api Pekalongan-Semarang menawarkan pemandangan yang sangat beragam, mulai dari persawahan, pedesaan, perkotaan, hutan, hingga tepi laut utara Jawa. Jalur ini dioperasikan sejak 1897 oleh Semarang-Cheribon Stoomtram Maatschappij. Awalnya berupa jalur trem sebelum ditingkatkan menjadi jalur kereta berat.

Segmen paling ikonik berada antara Stasiun Batang dan Krengseng. Jalur ini melintasi pesisir utara Jawa, bahkan beberapa kali sangat dekat ke laut. Terdapat juga stasiun Plabuan yang menjadi satu-satunya stasiun aktif di tepi laut.

Selain laut, penumpang juga dapat menyaksikan PLTU Batang yang megah. Adapun layanan kereta api yang bisa digunakan seperti KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi PP, KA Argo Sindoro-Argo Muria-Argo Merbabu relasi Gambir-Semarang Tawang PP, KA Gunungjati relasi Gambir-Semarang Tawang PP, KA Sembrani relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi PP, KA Harina relasi Bandung-Surabaya Pasar Turi PP, dan KA Kaligung relasi Semarang Poncol-Tegal PP.

Demikian pembahasan 5 jalur kereta api terindah di Indonesia, ikuti artikel-artikel menarik lainnya di VOI.ID. Agar tidak ketinggalan kabar terupdate follow dan pantau terus akun sosial media kami!