Tiga Posko Pengungsian di Banjar Sediakan 16 Ribu Porsi Makan Setiap Hari

JAKARTA - Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, menyiapkan sekitar 16.000 porsi makanan setiap hari untuk memenuhi kebutuhan pangan para korban banjir yang mengungsi di tiga posko penampungan.

“Tiga posko disebar, posko pertama menyediakan 5.000 porsi, kedua 6.000 porsi, dan posko terakhir sekitar 5.000 porsi,” kata Saifullah Yusuf saat meninjau dapur umum di Posko Puskesmas Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Minggu, 4 Januari.

Dalam kunjungannya, Mensos menyampaikan apresiasi kepada puluhan relawan yang terlibat aktif dalam penanganan bencana, khususnya dalam penyediaan makanan bagi ribuan warga terdampak banjir.

“Terima kasih atas kesediaan para relawan sudah ikut menangani bencana banjir ini, kami tidak sendirian,” ujarnya.

Mensos juga memberikan dukungan moral kepada para relawan dengan turut meluangkan waktu untuk memasak bersama di dapur umum tersebut.

Pada hari itu, dapur umum di Posko Puskesmas Sungai Tabuk menyediakan berbagai menu makanan pokok berupa nasi lengkap dengan lauk-pauk, seperti daging ayam, rendang sapi, serta aneka sayuran.

Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa operasional dapur umum tersebut merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Sosial, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta unsur terkait lainnya. Makanan yang disiapkan tidak hanya diperuntukkan bagi pengungsi di posko, tetapi juga dibagikan kepada warga yang memilih tetap bertahan di rumah meskipun wilayahnya masih terendam banjir.

“Setiap masa darurat memang kita sediakan dukungan logistik, termasuk makanan siap saji, pakaian, tenda, kasur, dan kebutuhan lain yang darurat. Oleh karena itu, dapur umum ini sangat penting agar kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi selama kondisi darurat,” ujar Mensos Saifullah.