Carl Sentence Keluar, Nazareth Gerak Cepat Umumkan Vokalis Baru
JAKARTA - Band hard rock legendaris asal Skotlandia, Nazareth, secara resmi mengumumkan keluarnya Carl Sentence, vokalis yang sudah bergabung sejak tahun 2015.
Sebagai langkah cepat untuk menjaga eksistensi mereka di panggung musik global, band dengan lagu hit “Love Hurts” itu langsung memperkenalkan Gianni Pontillo sebagai pemegang takhta baru di lini vokal.
Pengumuman perombakan formasi ini disampaikan langsung oleh bassis sekaligus pendiri Nazareth, Pete Agnew, melalui media sosial resmi band.
"Carl Sentance dan Nazareth telah sampai pada titik perpisahan, dan dia tidak lagi bersama band ini,” kata Agnew, mengutip keterangan unggahan, Selasa, 23 Desember.
Meski harus kehilangan Sentence, Agnew tampak optimistis dengan kehadiran Pontillo, yang dinilai memiliki kualitas vokal mumpuni untuk membawa nafas baru bagi band yang telah berdiri sejak tahun 1968 itu.
Agnew meyakini, penggemar akan terkesima dengan jangkauan suara yang dimiliki oleh suksesor Dan McCafferty tersebut.
"Kami ingin memperkenalkan kepada Anda sekarang penyanyi utama baru kami, Gianni Pontillo,” ujar sang bassis.
“Mereka yang telah melihat dan mendengar Gianni pasti sudah tahu betapa luar biasa suara yang dimilikinya, dan bagi kalian yang belum pernah mendengarnya, kalian akan mendapatkan kejutan yang luar biasa saat datang melihat kami pada tahun 2026," tambahnya.
Baca juga:
Langkah Nazareth merekrut Pontillo bukan tanpa alasan. Rekam jejaknya di industri musik cukup mentereng, di mana ia sebelumnya memperkuat band-band seperti Pure Inc., The Order, dan Souls Revival. Selain itu, ia juga terlibat dalam produksi bertabur bintang seperti Rock Circus.
Sejak 2019, Pontillo tercatat sebagai frontman unit hard rock Jerman, Victory, serta sempat meluncurkan proyek Pontillo & The Vintage Crew pada tahun lalu.
Adapun pergantian vokalis terjadi tepat setelah Nazareth menuntaskan rangkaian tur "Bending The Rules" yang ditutup di Berlin, Jerman, pada 17 Desember lalu.
Agenda besar telah menanti formasi baru ini, mengingat tahun 2026 diprediksi akan menjadi tahun tersibuk dalam sejarah panjang band.
"Tahun depan akan menjadi salah satu tahun tersibuk dalam sejarah Nazareth, jadi ada peluang besar untuk melihat lineup baru ini, dan kami tidak sabar untuk memperkenalkan bakat luar biasa pria ini kepada Anda," pungkas Agnew.