Apa Itu Batasan Diri? Ini Pengertian dan Jenisnya
YOGYAKARTA – Apa itu batasan diri atau personal boundaries adalah istilah yang merujuk pada aturan personal untuk mengatur seberapa jauh orang lain berperilaku terhadap dirinya. Aturan ini penting untuk diterapkan agar orang lain tidak bersikap seenaknya. Untuk lebih memahami pengertian batasan diri, simak artikel berikut.
Apa Itu Batasan Diri
Secara sederhana batasan diri adalah kemampuan individu untuk menentukan batasan yang sehat dalam suatu hubungan sosial. Batasan ini diterapkan untuk menentukan apa yang bisa diterima atau ditoleransi dalam hubungan sosial dengan orang lain. Batasan ini diperlukan untuk menjaga diri dari pengaruh buruk.
Dalam karya ilmiahnya berjudul Psikoedukasi Self BoundariesSebagai Upaya Peningkatan Batasan Diri pada Siswa SMA X Makassar, Andi Fauziah Nurazisah Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat:2025) menjelaskan bahwa batasan diri sangat penting untuk diterapkan.
Batasan diri memiliki banyak cakupan. Batasan itu akan menjadi semacam pedoman bagi siapapun khususnya remaja untuk bersosialisasi secara bijak. Self boundaries pada akhirnya juga berguna untuk memberi perlindungan terhadap pikuiran perasaan, hingga perilaku dari pengaruh eksternal.
Dengan memahami batasan diri ini seseorang bisa lebih bijaksana dalam berinteraksi, tidak bertanggung jawab atas tindakan orang lain, serta tidak terpengaruh dari perilaku manipulatif di hubugan sosial. Namun pengetahuan ini juga harus dibareng dengan 6 cara menetapkan batasan diri tanpa rasa bersalah.
Jenis Batasan Diri
Dilansir dari situs Better Boundaries Work Book, ada beberapa jenis batasan diri yang perlu diketahui yakni sebagai berikut.
- Batasan Fisik
Batasan fisik membantu menegaskan bahwa tubuh dan ruang pribadi Anda adalah hak Anda. Batasan ini melindungi ruang pribadi dan tubuh Anda, termasuk hak untuk tidak disentuh, memiliki privasi, dan memenuhi kebutuhan fisik seperti istirahat atau makan.
Batasan ini memberi tahu orang lain seberapa dekat mereka dapat mendekati Anda, jenis sentuhan yang diperbolehkan, dan bagaimana berperilaku di ruang pribadi Anda.
- Batasan Seksual
Batasan seksual melindungi hak Anda untuk memberikan persetujuan, meminta apa yang Anda sukai secara seksual, dan bersikap jujur tentang riwayat seksual pasangan Anda. Batasan ini menjelaskan jenis sentuhan dan keintiman seksual yang Anda inginkan, seberapa sering, kapan, di mana, dan dengan siapa.
- Batasan Emosional atau Mental
Batasan emosional atau mental melindungi hak Anda untuk memiliki perasaan dan pikiran sendiri, agar perasaan Anda tidak dikritik atau diremehkan, dan Anda tidak perlu mengurus perasaan orang lain. Batasan ini membedakan perasaan Anda dari perasaan orang lain, sehingga Anda bertanggung jawab atas perasaan Anda sendiri, tetapi tidak bertanggung jawab atas perasaan orang lain.
Baca juga:
- Batasan Spiritual atau Keagamaan
Batasan ini akan melindungi Anda agar mempercayai apa yang diinginkan, atau beribadah sesuai keinginan, dan mempraktikkan keyakinan Anda dengan bentuk apapun.
- Batasan Keuangan dan Materi
Anda berhak menggunakan harta dan sumber daya Anda sesuai keinginan. Anda juga berhak meminjamkan atau tidak uang Anda kepada orang lain.
- Batasan Waktu
Batasan waktu melindungi cara Anda menghabiskan waktu. Batasan ini melindungi Anda dari menyetujui hal-hal yang tidak ingin Anda lakukan, membiarkan orang lain membuang waktu Anda, dan dari kelelahan akibat pekerjaan yang berlebihan.
- Batasan yang Tidak Dapat Ditawar
Batasan yang tidak dapat dinegosiasikan adalah "hal-hal yang tidak dapat ditawar," yaitu hal-hal yang mutlak harus ada agar Anda merasa aman. Batasan ini biasanya berkaitan dengan masalah keamanan seperti kekerasan fisik, pelecehan emosional, penggunaan narkoba atau alkohol, kesetiaan, dan masalah kesehatan yang mengancam jiwa.
Itulah informasi terkait apa itu batasan diri. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.