Nigeria Krisis Pemimpin Lagi Jelang Piala Afrika 2025, Ahmed Musa Pensiun Akhiri Karier Internasional 15 Tahun

JAKARTA - Kapten Nigeria, Ahmed Musa, mengumumkan pensiunnya pada Rabu, 17 Desember 2025, waktu setempat, mengakhiri karier yang membuatnya menjadi pemain dengan penampilan internasional terbanyak untuk negara tersebut.

Mantan penyerang Leicester City ini membuat pengumuman tersebut di media sosialnya.

"Setelah banyak pertimbangan, saya telah memutuskan untuk pensiun dari sepak bola internasional, mengakhiri hampir 15 tahun bersama Super Eagles," tulis Musa.

Pemain 33 tahun itu pertama kali dipanggil untuk membela Nigeria pada April 2010 oleh Lars Lagerback menjelang persiapan Nigeria untuk Piala Dunia dan melakukan debutnya lima bulan kemudian pada September saat berusia 17 tahun.

"Saya ingat diundang secara bersamaan ke U-20, U-23, dan Super Eagles. Saya masih muda, masih belajar dan selalu bepergian, tetapi saya tidak pernah mengeluh. Kapan pun Nigeria memanggil, saya datang. Itu bukan sesuatu yang perlu saya pikirkan dua kali," kata Musa.

Musa telah mengumpulkan 111 penampilan internasional, menjadikannya pemain Nigeria ketiga—bersama Joseph Yobo (100) dan Vincent Enyeama (101)—yang melampaui ambang batas 100 penampilan.

"Bermain 111 pertandingan untuk negara saya ialah sesuatu yang sangat saya hormati. Menjadi pemain dengan penampilan terbanyak dalam sejarah sepak bola Nigeria ialah suatu kehormatan besar."

"Setiap kali saya mengenakan seragam itu, saya memahami tanggung jawab yang menyertainya. Saya melakukan yang terbaik untuk memberikan segalanya, baik saat keadaan berjalan baik atau tidak, karena bermain untuk Nigeria selalu lebih besar dari diri saya sendiri," katanya.

Musa membantu Nigeria memenangi gelar Piala Afrika pada 2013. Ia juga tampil di dua Piala Dunia, 2014 dan 2018, mencetak empat gol untuk menjadi pencetak gol terbanyak Nigeria di Piala Dunia tersebut, dan yang pertama mencetak lebih dari satu gol dalam satu turnamen.

"Memenangi Piala Afrika 2013 akan selalu menjadi kenangan yang tak terlupakan. Tim itu menunjukkan arti sebenarnya bermain untuk Nigeria."

"Mencetak gol di Piala Dunia, melawan Argentina dan Islandia, ialah kenangan yang akan selalu saya bawa. Mencetak empat gol di Piala Dunia dan menjadi pencetak gol terbanyak Nigeria di tahap itu ialah sesuatu yang sangat saya syukuri," ujarnya.

Penampilan terakhir Musa untuk Nigeria ialah pada Unity Cup di London awal tahun ini, ketika Super Eagles mengalahkan rival Afrika Barat, Ghana, di semifinal.

"Saat saya meninggalkan sepak bola internasional, saya melakukannya dengan damai dan penuh rasa syukur. Saya tahu saya telah memberikan yang terbaik."

"Saya tahu Super Eagles akan terus maju. Saya tahu bahwa ikatan ini tidak akan pernah putus," tutur Musa.

Musa kini diharapkan untuk fokus pada perannya sebagai Manajer Umum Kano Pillars, salah satu klub tempat ia memulai kariernya, dan tempat ia kembali bermain setelah petualangannya di Eropa dalam kombinasi unik antara pemain dan administrator. Ia diangkat ke posisi tersebut pada Juli 2025.

Pengumuman pensiun resminya datang kurang dari dua minggu setelah wakil kapten Nigeria, William Troost-Ekong, mengumumkan pensiunnya sendiri, dan memberikan kejelasan pada situasi kepemimpinan yang rumit di tim tersebut.

Awalnya ia ditunjuk sebagai kapten oleh Sunday Oliseh setelah kepergian Vincent Enyeama pada 2015. Musa menyerahkan posisi tersebut kepada John Mikel Obi, yang menjabat sebagai wakil kapten hingga gelandang itu pensiun pada 2019, dengan Troost-Ekong sebagai wakilnya.

Meskipun ia mengambil tanggung jawab kepemimpinan untuk tim selama absennya Musa yang berkepanjangan, termasuk memimpin Super Eagles di setiap pertandingan Piala Afrika 2023 karena Musa tetap menjadi pemain cadangan yang tidak digunakan, Troost-Ekong tidak pernah secara resmi ditunjuk sebagai kapten.

Pensiunnya Troost-Ekong pada Desember 2025 membuat tim berada dalam ketidakpastian. Gelandang Wilfred Ndidi, sebagai wakil kapten dan salah satu anggota tim yang lebih senior, telah mengambil alih peran tersebut. Ia juga belum secara resmi ditunjuk sebagai kapten.

Tanpa pengunduran diri Musa, tim tidak dapat menunjuk kapten resmi. Pengumuman ini membuka jalan bagi penunjukan kapten baru untuk Super Eagles menjelang Piala Afrika 2025.