IHSG Kamis Diproyeksi Melemah, Cek Rekomendasi Saham dari Analis

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi bergerak melemah pada perdagangan hari ini, Kamis, 18 Desember, setelah kemarin ditutup turun tipis 0,11 persen ke level 8.677,34.

Kiwoom Sekuritas Indonesia dalam risetnya menilai pelemahan tersebut terjadi seiring sinyal teknikal yang mulai melemah, tercermin dari indikator MACD yang menunjukkan penurunan tren dan RSI yang mulai melandai.

"Tekanan IHSG dipengaruhi oleh sejumlah sentimen domestik dan global," jelas Kiwoom Sekuritas.

Tekanan tersebut antara lain keputusan Bank Indonesia yang menahan suku bunga acuan di level 4,75 persen, pelemahan nilai tukar rupiah ke level Rp16.683 per dolar AS, serta aksi jual bersih investor asing yang mencapai Rp470 miliar di seluruh pasar.

"Untuk perdagangan Kamis IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah di kisaran support 8.635 dan resistance 8.735," jelas Kiwoom Sekuritas.

Sentimen pasar masih akan dipengaruhi rilis data inflasi Amerika Serikat periode November 2025 yang diperkirakan tumbuh 3 persen secara tahunan, serta kekhawatiran berlanjutnya pelemahan rupiah.

"Pelemahan IHSG masih dipengaruhi kombinasi sentimen suku bunga, tekanan nilai tukar rupiah, serta aksi jual asing yang cukup signifikan. Dalam jangka pendek, pasar cenderung berhati-hati menanti rilis data inflasi AS," jelas Kiwoom Sekuritas.

Kiwoom merekomendasikan trading buy untuk DEWA dengan support Rp500 dan resistance Rp670, serta ADMR dengan support Rp1.350 dan resistance Rp1.590.

Sementara MNC Sekuritas dalam risetnya menyebut HSG masih rawan melanjutkan koreksi, seiring sentimen global dari rilis data inflasi Amerika Serikat. Ia memproyeksikan IHSG bergerak dengan level support di 8.635 dan resistance di 8.709.

Di tengah kondisi tersebut, MNC Sekuritas merekomendasikan investor untuk mencermati sejumlah saham, antara lain PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) pada rentang Rp3.140–Rp3.280, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) di kisaran Rp3.820–Rp3.860, serta PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) pada level Rp1.565–Rp1.615.