British Council Gelar Perayaan Kolaborasi Seni Inklusif Inggris Raya - Indonesia
JAKARTA – Pemutaran film pertunjukan balet ternama Giselle karya Akram Khan dari English National Ballet, menjadi sebuah pergelaran seni inklusif di Taman Ismail Marzuki pada 9 Desember 2025. Pertunjukkan ini diadakan untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional. Acara ini menyoroti bagaimana pertukaran kreatif menciptakan peluang yang lebih besar bagi para seniman, praktisi budaya, dan komunitas kreatif di kedua negara.
Karya ini dibawakan secara apik oleh penari Indonesia Arif Setyo Budi (Arif Onelegz) dan penari Inggris Lauren Russell. Program Connections Through Culture (CTC) yang diinisiasi oleh British Council bertujuan untuk membina hubungan dan kolaborasi antara seniman, praktisi kreatif, dan lembaga seni dari Inggris dan Indonesia. Melalui hibah ini, banyak seniman Indonesia telah mendapatkan kesempatan untuk berjejaring secara internasional dan berkolaborasi dalam proyek-proyek inovatif.
Beberapa di antaranya bahkan mendapatkan kesempatan untuk menampilkan karya mereka di Inggris seperti seniman Melati Suryodarmo yang menyelenggarakan pameran bertajuk “Passionate Pilgrim” di Ikon Gallery di Birmingham pada tahun 2023, membuka jalan bagi talenta Indonesia untuk mendapatkan pengakuan di panggung global dan memperkaya dialog budaya antara kedua negara.
“Melalui program seperti Connections Through Culture, kami berkomitmen memperdalam hubungan antara sektor kreatif kedua negara, memperkuat jejaring, serta mempromosikan pertukaran budaya inklusif yang bermanfaat bagi seniman dan masyarakat," ujar Summer Xia, Direktur British Council untuk Indonesia dan Asia Tenggara.
Baca juga:
- Deteksi Dini Jadi Kunci Menghadapi Beban Ganda Penyakit di Indonesia
- Eksklusif Celine Evangelista: Antara Tanggung Jawab Profesional dan Panggilan Hati
- Budaya Kerja Sehat yang Bikin Karyawan Betah dan Semakin Produktif
- Ahli Sebut Stres Selama Kehamilan Berkaitan dengan Risiko Epilepsi Lebih Tinggi pada Anak
"Pergelaran ini menangkap esensi dari misi tersebut. Arif dan Lauren terhubung bukan karena satu proyek, melainkan karena ekosistem kolaborasi yang terus hidup bahkan setelah sebuah program hibah berakhir. Ini adalah tujuan kami: membangun hubungan antar-individu yang menumbuhkan kemakmuran, menginspirasi inovasi, dan memupuk saling pengertian.”
Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Giring Ganesha, dan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar, yang menandakan komitmen kuat pemerintah Indonesia untuk memperkuat sektor budaya dan kreatif.