Gedung Putih Optimis Kesepakatan Mengakhiri Perang Rusia-Ukraina dapat Tercapai
JAKARTA - Gedung Putih pada Hari Senin mengatakan pihaknya optimis kesepakatan damai guna mengakhiri perang Rusia-Ukraina dapat tercapai, saat Utusan Khusus Amerika Serikat Steve Witkoff menuju Moskow untuk berunding dengan Presiden Vladimir Putin.
"Saya pikir pemerintah merasa sangat optimistis," ujar Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt kepada para wartawan, melansir Al Arabiya dari AFP (2/12).
Lebih jauh Levitt mengatakan, Presiden Trump dan timnya "telah bekerja sangat keras dalam upaya ini dan mereka semua sangat ingin melihat perang ini berakhir."
"Baru kemarin mereka melakukan pembicaraan yang sangat baik dengan pihak Ukraina di Florida dan sekarang tentu saja Utusan Khusus Witkoff sedang dalam perjalanan ke Rusia," katanya.
Sebelumnya, Witkoff bertemu dengan para negosiator Ukraina pada Hari Minggu bersama Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan bertemu lagi pada Hari Senin.
Sementara, negosiator Ukraina Rustem Umerov mengatakan bahwa pembicaraan tersebut "mencapai kemajuan yang signifikan" tetapi beberapa masalah masih belum terselesaikan.
Presiden Volodymyr Zelensky, meskipun berusaha keras untuk tidak membuat Presiden Trump marah, telah menolak seruan yang didukung AS agar Ukraina menyerahkan wilayah yang diperebutkan dengan keras yang belum dapat direbut Rusia.
Sebuah rencana AS, yang juga disampaikan kepada Ukraina seminggu sebelumnya di Jenewa tanpa masukan mereka, akan membuat Kyiv menarik diri dari wilayah Donetsk timur, sementara Negeri Paman Sam secara de facto mengakui wilayah Donetsk, Krimea, dan Lugansk sebagai wilayah Rusia.
Baca juga:
Washington pada gilirannya akan menawarkan beberapa bentuk jaminan kepada Ukraina, tetapi langkah-langkah tersebut tidak akan memenuhi ambisi Kyiv untuk bergabung dengan aliansi pertahanan NATO.
Washington keudian mengurangi rencana awal setelah mendapat kritik dari Kyiv dan Eropa, tetapi isinya saat ini masih belum jelas.