Kenapa Hamil Anak Ke-3 Lebih Banyak Keluhan? Cari Tahu Ragam Penyebabnya di Sini

YOGYAKARTA – Banyak ibu yang merasa kehamilan anak ke-3 lebih berat dari dua kehamilan sebelumnya, dengan keluhan yang dirasakan seperti lebih cepat lelah, sering nyeri, morning sickness yang lebih berat, serta perubahan fisik yang signifikan. Kondisi ini tentu membuat para ibu yang pernah mengandung bertanya-tanya, kenapa hamil anak ke-3 lebih banyak keluhan?

Banyaknya keluhan yang dirasakan saat hamil anak ke-3 mungkin berkaitan dengan usia, fisik, dan riwayat. Agar lebih mehaminya, perhatikan ulasan di bawah ini.

Kenapa Hamil Anak ke-3 Lebih Banyak Keluhan?

Dihimpun dari berbagi sumber, berikut beberapa faktor yang bisa jadi penyebab hamil anak ke-3 memunculkan lebih banyak keluhan:

  1. Faktor Usia

Pada kehamilan ketiga, usia ibu pasti lebih matang dibandingkan kehamilan pertama. Faktor usia ini dapat meningkatkan kemungkinan munculnya keluhan seperti tekanan darah tinggi, diabetes gestasional, varises, insomnia, atau keluhan muskuloskeletal seperti kram kaki dan nyeri sendi. Metabolisme yang melambat dan tingkat energi yang berbeda juga dapat mempengaruhi pengalaman hamil secara keseluruhan.

  1. Perubahan Hormonal

Setiap kehamilan memicu perubahan kadar hormon dalam tubuh, terutama estrogen, HCG (Human Chorionic Gonadotropin), dan progesteron. Namun, sensitivitas tubuh terhadap hormon juga dapat berubah dari satu kehamilan ke kehamilan berikutnya.

Pada kehamilan anak ke-3, tubuh mungkin menjadi lebih responsif atau lebih sensitif terhadap hormon tertentu, sehingga keluhan seperti mual, muntah, pusing, perubahan mood, atau kelelahan mungkin terasa lebih intens.

Selain itu, hormon relaksin bekerja lebih kuat pada kehamilan selanjutnya sehingga dapat memengaruhi stabilitas sendi dan menyebabkan nyeri punggung atau panggul.

  1. Perubahan Fisik

Setiap kehamilan meninggalkan perubahan struktural pada tubuh, baik yang terlihat maupun tidak. Otot perut, terutama otot rektus (rectus abdominis), mungkin sudah lebih kendur karena pernah mengalami peregangan. Kondisi ini disebut diastasis recti dan dapat menyebabkan ibu lebih cepat merasakan sakit pinggang, sesak napas, atau kelelahan.

Selain itu, ligamen dan jaringan ikat yang menopang rahim bisa menjadi lebih lentur, sehingga rahim lebih cepat membesar pada kehamilan ketiga dan sering membuat ibu terlihat “lebih cepat hamil” atau merasa berat di area perut lebih awal.

  1. Kondisi Kesehatan dan Aktivitas Sehari-hari

Berbeda dengan kehamilan pertama, pada kehamilan ketiga ibu biasanya sudah memiliki dua anak sebelumnya.

Aktivitas fisik, stres, pola tidur, dan kebutuhan mengurus anak lainnya dapat mempengaruhi kondisi tubuh dan membuat gejala kehamilan terasa lebih berat.

Kurangnya waktu istirahat yang optimal juga dapat memperburuk rasa lelah, sakit punggung, atau ketegangan emosional.

  1. Faktor Genetik

Setiap kehamilan membawa kombinasi genetik unik antara ibu dan ayah. Perbedaan genetik pada janin dapat menyebabkan variasi perkembangan dan respon tubuh. Misalnya, ukuran janin, posisi plasenta, dan volume air ketuban bisa berbeda pada setiap kehamilan sehingga menghasilkan keluhan yang juga berbeda.

  1. Riwayat Persalinan

Riwayat persalinan sebelumnya sangat mungkin memengaruhi keluhan dan kondisi kehamilan ketiga. Misalnya, jika ibu mengalami komplikasi seperti robekan parah atau operasi caesar, proses penyembuhan jaringan parut dapat memengaruhi sensasi atau keluhan di kehamilan berikutnya.

Meskipun ibu merasakan banyak keluhan saat hamil anak ke-3, kondisi ini masih tergolong normal. Setiap kehamilan bersifat unik dan tubuh memiliki cara adaptasi yang berbeda di setiap tahap kehidupan.

Jika keluhan terasa sangat mengganggu, tidak biasa, atau disertai gejala serius seperti perdarahan, nyeri hebat, pusing berat, atau gangguan pernapasan, sangat dianjurkan untuk segera berkonsultasi dengan dokter kandungan. Pemeriksaan rutin dapat membantu memastikan kondisi ibu dan janin tetap sehat serta memberikan penanganan yang tepat sesuai kebutuhan.

Demikian informasi tentang kenapa hamil anak ke-3 lebih banyak keluhan. Semoga bermanfaat. Dapatkan update berita pilihan lainnya hanya di VOI.id.