OpenAI Uji Coba Fitur Obrolan Grup ChatGPT yang Didukung GPT-5.1

JAKARTA — OpenAI sedang menguji coba fitur baru yang dapat melakukan obrolan grup dengan ChatGPT. Fitur ini merupakan perubahan besar yang akan membawa interaksi tunggal menjadi grup. 

Konsep obrolan grup ini sangat berbeda dari penggunaan chatbot pada umumnya. Pesaing seperti Microsoft Copilot baru-baru ini juga mulai memperkenalkan konsep serupa. Fitur ini dirancang untuk meniru dinamika komunikasi kelompok sehari-hari.

Fitur obrolan grup ini berjalan menggunakan model AI terbaru OpenAI, yaitu GPT-5.1, yang baru saja diperkenalkan. Batas penggunaan hanya akan berlaku ketika ChatGPT secara aktif memberikan respons. Ini memungkinkan diskusi bebas antaranggota grup tanpa memicu batas penggunaan setelah setiap pesan.

Aplikasi ChatGPT dalam obrolan grup ini akan dibekali kemampuan untuk mengikuti alur percakapan secara cerdas. Berdasarkan konteks diskusi, chatbot ini akan memutuskan kapan waktu yang tepat untuk merespons dan kapan harus tetap diam. 

Untuk membuat interaksi lebih personal dan menarik, ChatGPT juga diberi kemampuan untuk merespons pesan dengan emoji. Selain itu, AI ini dapat merujuk pada foto profil anggota grup. Misalnya, ChatGPT bisa menggunakan foto profil anggota saat diminta untuk membuat gambar personalisasi.

Saat ini, fitur obrolan grup ChatGPT sedang diuji di beberapa pasar terpilih di Asia Pasifik. Negara-negara yang termasuk dalam fase uji coba ini adalah Jepang, Selandia Baru, Korea Selatan, dan Taiwan.

OpenAI menyatakan bahwa mereka akan menyesuaikan cara kerja obrolan grup ini berdasarkan masukan awal dari pengguna di wilayah uji coba. Akses ke lebih banyak wilayah di seluruh dunia akan dibuka secara bertahap setelah fitur ini dioptimalkan.