Kalimat Intransitif dalam Bahasa Indonesia Beserta Contohnya

YOGYAKARTA -Kalimat intransitif adalah kalimat yang tidak mempunyai objek, dan ditandai dengan predikat verba dengan awalan men- atau ber-, juga verba yang tidak memiliki awalan termasuk verba aktif.

Ciri-ciri Kalimat Intransitif

Anda dapat mengetahui jenis kalimat intransitif dengan melihat ciri-ciri di bawah ini:

  • Kalimatnya tidak memiliki objek
  • Kalimatnya tidak dapat ditransformasikan atau diubah menjadi kalimat pasif
  • Mempunyai pola-pola kalimat tanpa objek, sehingga dapat berdiri meskipun hanya subjek dan predikat
  • Biasanya menggunakan imbuhan atau afiks predikat yaitu ber-, meng-, ter-, se-, ke-an, ber-an

Dikutip dari buku Sintaksis Bahasa Indonesia yang disusun oleh Wini dan Sulistyawati, kalimat intransitif hanya membutuhkan dua unsur, yaitu subjek dan predikat. Namun, kalimat ini juga dapat diberikan imbuhan unsur keterangan dan/atau pelengkap.

Pola-pola yang dapat digunakan dalam kalimat intransitif yaitu S - P, S - P - Pelengkap, S - P - Keterangan, dan S - P - Pelengkap - Keterangan.

Hubungan antara subjek dan predikat pada kata kerja intransitif, kata kerjanya dapat dibagi menjadi kata kerja aktif dan pasif, kata kerja refleksif, dan kata kerja resiprokal.

Predikat pada kalimat intransitif berkaitan dengan klausa verbal, misalnya verba transitif, intransitif, atau kopian.

Bentuk Kalimat Intransitif

Agar Anda lebih memahami dan mampu membuat kalimat sendiri, di bawah ini adalah sejumlah contoh kalimat intransitif.

Contoh kalimat intransitif pola subjek-predikat (S - P)

  • Pohon-pohon tumbuh.
  • Nina tertawa.
  • Jun duduk.
  • Adik tidur.
  • Kucing mengeong.
  • Burung berkicau.
  • Vanya tersenyum.
  • Lampion menyala.
  • Hujan turun deras.
  • Bapak bingung.
  • Air mengalir.
  • Hari berlalu.
  • Pintu macet.
  • Daun-daun berguguran tertiup angin.
  • Mobil mogok.

Contoh kalimat intransitif pola subjek-predikat-pelengkap (S - P - Pelengkap)

  • Petir terlihat menyambar dari kejauhan.
  • Langit berubah merah saat senja.
  • Rasa lapar sangat terasa ketika tengah malam.
  • Dia menjadi arsitek.
  • Wajahnya terlihat pucat.
  • Air danau terlihat segar di siang hari.
  • Buku itu tercium aroma khasnya.
  • Bunga-bunga di taman bermekaran sangat indah.
  • Sayap kupu-kupu terlihat indah.
  • Cahaya terpancar dari sorot matanya.
  • Suara ricuh terdengar dari luar rumah.
  • Pemandangan bintang yang indah dapat diamati dari teleskop.
  • Tangannya bergetar begitu hebat.
  • Mie goreng terlihat sangat lezat.
  • Knalpot motor berisik di jalan raya.

Contoh kalimat intransitif pola subjek-predikat-keterangan (S - P - Keterangan)

  • Mereka tertawa terbahak di depan panggung.
  • Kucing itu tertidur nyenyak di dalam kardus.
  • Air terjun mengalir deras di tengah hutan.
  • Ibu berbicara lirih agar tidak membangunkan bayinya.
  • Ian mengaku mirip dengan komedian itu.
  • Deburan ombak menghantam pantai terdengar dari kejauhan.
  • Pesawat terbang tinggi di langit cerah.
  • Aku bersepeda santai di tepi pantai.
  • Kami berlari cepat mengejar bus.
  • Ayah bekerja cerdas setiap hari di rumah.
  • Pohon kelapa itu berayun pelan ditiup angin.
  • Bayi itu menggenggam erat di pangkuan ibunya.
  • Roket itu mendarat mulus di Bulan.
  • Anjing itu menggongong keras ketika ada tamu di depan gerbang.
  • Aku menangis setelah membaca buku itu.

Contoh kalimat intransitif pola subjek-predikat-pelengkap-keterangan (S - P - Pelengkap - Keterangan)

  • Mobil itu terlihat begitu mengkilap.
  • Zayn terpilih sebagai ketua kelas.
  • Adik terlihat murung.
  • Lukisan itu terlihat sangat indah.
  • Kucing itu terlihat sangat menggemaskan.
  • Rambutnya terlihat sangat lembut.
  • Pelajaran fisika itu terasa sangat sulit.
  • Kelinci-kelinci itu berlarian di kandangnya.
  • Bu guru merasa bangga pada muridnya.
  • Kami merasa puas dengan keputusan ini.

Demikian ulasan mengenai pengertian kalimat intransitif dan contoh-contohnya. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.